Hukum

KPK Masih Pertimbangkan Soal Kesehatan Setya Novanto

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Opini Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait kondisi kesehatan Ketua DPR RI Setya Novanto muncul, namun KPK masih mempertimbangkan dan koordinasi dengan pihak IDI, menurut kabar dari Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha.

Dia menyatakan bahwa KPK belum mendapatkan informasi final terkait kondisi kesehatan Ketua DPR RI itu sehingga pihaknya belum menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap tersangka kasus proyek KTP-elektronik (KTP-el) itu. “Sampai sejauh ini, kami belum dapat informasi final mengenai kondisi kesehatan Setya Novanto, yang pasti pemeriksaan akan dilakukan dalam proses penyidikan.”

Priharsa menambahkan bahwa proses penyidikan terhadap Ketum Golkar tersebut sampai saat ini masih terus berjalan dengan adanya pemeriksaan tiap saksi, dan juga proses sidang praperadilan Setya Novanto yang saat ini sedang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dipandang tidak menghambat proses penyidikan.

Dokter yang menangani Setya Novanto di Rumah Sakit Premier Jatinegara Jakarta Timur memperkirakan bahwa KPK bisa memeriksa Ketua Umum Partai Golkar itu. Tim penyidik dan dokter KPK juga sudah mendatangi Setya Novanto dan dokter yang merawatnya di Rumah Sakit Premier Jatinegara pada Senin (18/9) lalu.

“Dokter KPK juga menanyakan apakah pasien bisa dilakukan pemeriksaan. Kami bertanya kepada dokter spesialis jantung yang menangani Setya Novanto dan kemudian dijawab bahwa pemeriksaan diprediksikan bisa dilakukan, namun harus melihat perkembangan kondisi sampai besok Rabu,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/9).

KPK telah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP-el) tahun 2011-2012 pada Kemendagri pada 17 Juli 2017.

Setya Novanto disangka melanggar pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami