Hukum

KPK Periksa 5 Anggota DPR Terkait e-KTP

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil 5 orang anggota dan mantan anggota DPR RI untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus korupsi e-KTP yang membelit tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (5/7/2017), mengatakan, kelima saksi dari unsur DPR itu yakni Teguh Juwarno, Arif Wibowo, Taufiq Effendi, Rindoko Dahono, dan Yasonna Hamonangan Laoly.

Arif Wibowo sudah tiba di KPK dan mengisi buku tamu. Kemudian menunggu dipanggil oleh penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Adapun Yasonna Hamonangan Laoly menjalani pemeriksaan pada hari Senin kemarin (3/7/2017). “Nah, sekarang saya penuhi, seharunya saya tanggal 5, tapi saya percepat, karena ada tugas yang lain,” ujar Yasonna usai menjalani pemeriksaan.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Andi Narogong sebagai tersangka karena diduga bersama-sama dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, serta pihak lainnya melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Atas ulah mereka dan pihak lainnya yang dinyatakan bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi tersebut, negara mengalami kerugian keuangan atau ekonomi sekitar Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun.

KPK menyangka Andi melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami