Hukum

KPK Periksa Marzuki Alie Terkait Korupsi e-KTP Setya Novanto

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melengkapi berkas penyidikan tersangka Setya Novanto, Ketua DPR RI dalam kasus korupsi e-KTP. Untuk hari ini, KPK memanggil mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

“Benar, yang bersangkutan (Marzuki Alie) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto) terkait kasus pengadaan e-KTP,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (9/8).

Selain itu, penyidik juga memanggil mantan Anggota DPR RI, Numan Abdul Hakim; Staf Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Husni Fahmi; Direktur Utama PT Noah Arkindo, Hoan Dedei; dan Junaidi Adinata dari swasta.

Dalam kasus korupsi e-KTP ini, KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka setelah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan kasusnya ke penyidikan.

KPK menduga Setya Novanto mengatur proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai dari proses perencanaan dan pembasanan anggaran sampai pihak pemenang lelang.

Legislator dari Fraksi Partai Golar itu diduga mengatur proyek tersebut melalui pengusaha Andi Agustinus alis Andi Narogong untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi.

Aksi Setya Novanto dan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut merugikan keuangan keuangan atau perekonomian sejumlah Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun tahun anggaran 2011-2012.

KPK menyangka Setya Novanto melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami