Hukum

KPK Pertanyakan Dasar Pansus Sebut Kejanggalan Keuangan

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan dasar klaim Pansus Angket KPK sebut ada kejanggalan tata kelola keuangan KPK yang terjadi mulai tahun 2006-2016.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, di KPK, Jakarta, Kamis (6/7/2017), mempertanyakan dasar klaim Pansus Angket KPK tersebut karena laporan keuangan KPK selama 10 tahun terakhir selalu mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Saya malah tidak tahu poinnya di mana, karena kalau kita bicara masalah poin laporan keuangan, laporan keuangan kita itu selama ini belum pernah tidak WTP, selalu WTP,” ujar Agus.

Menurutnya, karena mendapat WTP, jikapun ada temuan itu sifatnya tidak terlalu signifikan. Terlebih KPK selalu menindaklanjuti rekomendasi BPK.

“Kalau WTP itu di belakangnya selalu ada rekomendasi apa yang dilakukan, itu terkait perbaikan-perbaikan,” kata Agus.

Adapun beberapa hal yang sempat dipertanyakan BPK, di antaranya adalah tentang illegal payment gaji pimpinan lama yang dibayar penuh, namun masa tugasnya berakhir di pertengahan bulan.

Kemudian, lanjut Agus, tentang pemberian bantuan hukum kepada penyidik KPK, Novel Baswedan dan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, yang menghadapi persoalan hukum.

“Tapi kemudian pertanyaan kita, kan kalau dia tidak menjabat apa itu dipermasalahkan. Artinya, temuan-temuan yang ada tidak material, sehingga kecil-kecil selalu dapat WTP. Kalau material, kita pasti tidak dapat WTP,” kata Agus.

Begitupun soal penyadapan yang dilakukan KPK, Agus menegaskan, bahwa Undang-Undang (UU) KPK memberikan kewenangan untuk melakukan penyadapan. Penyadapan yang dilakukan pun sudah sesuai prosedur atau SOP.

“Penyadapan memiliki SOP yang sangat ketat tidak boleh sembarang. Itu selalu berjenjang sebagai indikasi awal yang sangat kuat. Kemudian minta persetujuan kepada pimpinan. Jadi tidak ada penyadapan yang liar,” ujarnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami