Hukum

KPK Segera Tambah Tersangka Korupsi e-KTP

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menambah tersangka kasus korupsi proyek e-KTP yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Mungkin munculnya tersangka baru tidak hari ini, tapi segera,” kata Ketua KPK, Agus Rahardjo usai melantik tiga penasehat KPK di gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Namun Agus enggan memberikan bocoran dari unsur mana pihak yang akan segera ditetapkan sebagai tersangkanya ketika wartawan menanyakan apakah dari unsur DPR, Kemendagri atau pihak swasta.

Agus hanya meminta masyarakat untuk menunggu penetapan dan pengumuman pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. “Anda tunggu saja,” ujarnya.

Hingga saat ini, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka, dua di antaranya yakni pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto yang tinggal menunggu vonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Sedangkan satu tersangka lainnya, adalah Andi Agustinus alias Andi Narogong dari pihak swasta atau pengusaha yang kasusnya masih dalam tahap penyidikan.

Selain tiga tersangka, kasus e-KTP juga menyeret dua anggota DPR RI yakni Miryam S Haryani yang ditetapkan sebagai tersangka kesaksian palsu dalam sidang perkara e-KTP terdakwa Irman dan Sugiharto. Seorang lainnya adalah Markus Nari, ditetapkan sebagai tersangka karena merintangi penyidikan e-KTP.

Sedangkan untuk penasehat KPK, Agus melantik Budi Santoso, Moh Tsani Annafari, dan Sarwono Sutikno setelah terpilih melalui seleksi yang cukup panjang dan ketat. Mereka akan bertugas selama 4 tahun terhitung setelah dilantik.

“Hari ini saya secara resmi melantik saudara-saudara, semoga yang bersangkutan dapat mengemban tugas sebagai dewan penasihat KPK dengan baik,” kata Agus.

Budi Santoso sebelumnya merupakan Komisioner Ombudsman Republik Indonesia periode 2011-2016. Sedangkan Tsani sebagai Kabid Kepabeanan dan Cukai Kanwil Kalimantan Timur, dan Sarwono selaku Lektor Kepala Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami