Hukum

KPK Sita Rp 300 Juta Saat OTT Panitera PN Jaksel

BTN iklan

Jakarta, LEI – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan membenarkan bahwa Tim Satgas KPK menyita uang sejumlah Rp 300 juta dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) inisial T.

“Iya (uang diduga suap dalam OTT panitera pengganti PN Jaksel sebesar Rp300 juta),” kata Basaria melalui pesan singkat, Senin (21/8/2017).

Uang Rp 300 juta yang disita Tim Satgas KPK itu diduga sebagai suap dari dua pengacara kepada panitera pengganti inisial T untuk mengurus perkara perdata yang sedang disidangkan di PN Jaksel.

“Terdapat indikasi transaksi suap terkait dengan sengketa perdata yang sedang berproses di PN Jaksel,” ujar Basaria.

Sama seperti Basaria, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah pun tidak bersedia menyampaikan inisial keempat orang yang ditangkap Satgas, termasuk perkara perdata yang sedang disidangkan PN Jaksel.

“Untuk nama inisial belum bisa disebutkan. Ada unsur panitera dan pengacara, kami riksa dulu, peran masing-masing diamankan,” kata Febri.

KPK baru akan menyampaikan nama keempat orang yang ditangkap termasuk statusnya setelah melakukan pemeriksaan terhadap mereka 1×24 jam.

“Belum bisa kita sampaikan saat ini. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih dahulu. Karena itulah KPK minta waktu juga sekitar paling lama sekitar 24 jam setelah OTT ini dilakukan, sebelum kami umumkan secara lebih rinci,” ujarnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami