Hukum

KPK Tahan 5 Tersangka Suap Kajari Pamekasan

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan seluruh tersangka kasus suap kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan ke sel tahanan setelah dietatpakan sebagai tersangka.

Penahanan kelima tersangka itu terkonfirmasi karena mereka mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis sore (3/8/2017).

Adapun tersangka yang keluar gedung KPK tahap pertama dan mengenakan rompi tahanan itu adalah Inspektur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Sutjipto Utomo (SUT); Kabag Adm Inspektur Pemkab Pamekasan, Noer Solehhoddin (NS); dan Kades Dassok, Agus Mulyadi (AGM).

Setelah itu, Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, keluar gedung KPK juga mengenakan rompi oranye. Beberapa menit kemudian, Kajari Pamekasan, Rudy Indra Prasetya, keluar gedung juga mengenakan rompi oranye.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, penyidik menahan tersangka Achmad Syafii ‎(ASY) di Rutan KPK dan tersangka Rudy Indra Prasetya (RUD) di Rutan Cipinang. Sementara tersangka Sutjipto Utomo (SUT) dan tersangka Agus mulyadi (AGM) di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Sedangkan Noer Solehhoddin (NS) dititipkan di Rutan Polres Jakarta Pusat.

“Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan demi kepentingan penyidikan dan pemberkasan,” kata Febri.

KPK menetapkan lima orang tersangka dalam kasus suap penghentian penanganan perkara dana desa atas proyek senilai Rp 100 juta. Kelima tersangkanya adalah Inspektur Pemkab Pamekasan, Sutjipto Utomo (SUT); Kabag Administrasi Inspektur Pemkab Pamekasan, Noer Solehhoddin (NS); Kades Dassok, Agus Mulyadi (AGM); Bupati Pamekasan, Achmad Syafii; dan Kajari Pamekasan, Rudy Indra Prasetya.

Penetapan kelima orang tersangka di atas berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Pamekasan, Jawa Timur (Jatim). Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak serta menyita uang suap sejumlah Rp 250 juta.

Kajari Pamekasan, Rudy Indra menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi Kades Dassok, Agus Mulyadi setelah menerima uang Rp 250 juta dari Agus dan kawan-kawannya.

Sebagai pihak pemberi suap, KPK menyangka Sucipto, Agus, Noer, dan Achmad Syafii melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Rudi Indra Prasetya selaku penerima suapnya disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami