Hukum

KPK Takkan Beri Tahu Bukti Permulaan Tersangka Setya Novanto

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak akan menjelaskan kepada Ketua DPR RI Setya Novanto soal bukti permulaan dan aliran dana terkait proyek e-KTP yang dituduhkan kepadanya.

“Soal subtansi materi perkara rinci, enggak bisa dijelaskan ke publik, sebagian sudah dibuka di sidang,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (18/7/2017).

KPK baru akan membuka seluruh bukti dugaan keterlibatan Setya Novanto, termasuk soal aliran dana yang diterimanya pada persidangan pokok perkara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

“Secara rinci materi perkara enggak bisa dibuka, nanti dilihat proses lebih lanjut (persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi),” kata Febri.

Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka karena diduga mengatur proyek e-KTP mulai dari proses perencanaan dan pembasanan anggaran sampai pihak pemenang lelang.

Setya Novanto diduga mengatur proyek tersebut melalui pengusaha Andi Agustinus alis Andi Narogong untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi.

Akibat aksi Setya Novanto dan sejumlah pihak yang terlibat dalam perkara ini, negara mengalami kerugian keuangan atau perekonomian sejumlah Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun tahun 2011-2012.

KPK menyangka Setya Novanto melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami