Hukum

KPK Tangkap Eni, Golkar Bantah Transaksi Suap di Rumah Mensos

BTN iklan

Jakarta, LEI – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih di rumah dinas Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham. Lantas, apakah transaksi suap terjdi di sana sehingga legistaltor dari Partai Golkar itu ditangkap di sana?

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di Jakarta, Satu (14/7/2018), kepada wartawan enggan mengonfirmasi apakah penyuapan terjadi di sana dan biarkan perdebatannya nanti di pengadilan.

“Nanti biar saja perdebatannya seperti apa, kalau definisinya sesaat sesudah, quote and quote itukan defiisisnya tertangkap tangan. Nanti substansinya lebih detail dan saya kira perdebatannya di pengadilan saja,” kata Saut.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Maman Abdulrrahman membantah bahwa transaksi suap terjadi di rumah Mensos Idrus Marham yang juga merupakan politikus Partai Golkar. “Tidak ada transaksi sama sekali (di rumah Mensosos),” katanya.

Maman memastikan tidak ada transaksi suap di rumah dinas Mensos karena pada Jumat siang kemarin, ia berada di sana. Saat itu, Mensos Idrus sedang menyelenggarakan acara ulang tahun anak ketiganya yang genap 1 tahun.

“Jadi diundang beberapa kolega, tapi bukan acara terlalu besar. Beberapa ada yang hadir, karyawan-karyawan Kemensos. Salah satu yang diundang adalah saya, Mbak Eni, dan beberapa lainnya,” kata Maman.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close