Hukum

KPK Tetapak 3 Tersangka Korupsi Kampus IPDN Rohil

BTN iklan

Jakarta,  LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan tahap II gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Rokan Hilir (Rohil), Riau, senilai Rp 91,6 milyar setelah mengantongi bukti permulaan yang cukup.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status ke tahap penyidikan dan menetapkan tiga orang tersangka,” kata Juru Bicara KPK,  Febri Diansyah di Jakarta,  Selasa (14/3/2017).
Tiga orang yang ditetapkan sebagai pesakitan oleh penyidik lembaga antirasuah ini adalah Senior Manajer PT Hutama Karya (HK), Bambang Mustaqim, dan mantan Kepala Divisi Gedung PT HK, Budi Rachmat Kurniawan.
Sedangkan seorang tersangka lainnya adalah Dudy Jocom selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Pusat Pengelolaan Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Setjen Kemendagri).
KPK menetapkan tiga orang di atas sebagai tersangka karena diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dari proyek pembangunan gedung kampus IPDN Rohil tersebut sehinga merugikan keuangan negara sekitar Rp 34 milyar.
Atas perbuatan tersebut KPK menyangka ketiganya melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami