Hukum

KPK Tolak Rekomendasikan Nazaruddin Dapat Asimilasi dan Pembebasan Bersyarat

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menolak memberikan rekomendasi terpidana Muhammad Nazaruddin untuk mendapatkan asimilasi dan bebas bersyarat.

“Kita sudah sampaikan respon kepada pihak lapas karena ada batas waktu yang diatur dalam peraturan pemerintah tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Senin (19/3/2018).

KPK sudah menyampaikan kepada pihak lembaga pemasyarakatan (laps), tidak merekomendasi Nazaruddin untuk mendapatkan asimilasi dan bebas bersyarat atas berbagai pertimbangan.

“Salah satunya kami tidak mendapat informasi yang cukup secara resmi tentang misalnya sesudah beberapa lama hukuman di jalankan,” kata Febri.

Selain itu, pemberian remisi itu terkait atau atas dasar apa. “Itu juga kita belum memperoleh informasi karen kalau dihitung 2/3 dari perhitungan yang biasa, tentu belum cukup memenuhi hal tersebut. Sehingga kami tidak merekomendasikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Lapas Sukamiskin, Bandung, mengusulkan terpidana korupsi Muhammad Nazaruddin mendapatkan asimilasi dan pembebasan bersyarat karena sudah memenuhi syarat substantif dan administratif.

Usulan tersebut disampaikan Lapas Sukamiskin pada 29 Desember 2017 kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

Namun Nazaruddin yang divonis terkait beberapa kasus korupsi normalnya baru bebas pada 2023 mendatang. Pihak lapas menilai Nazaruddin berprilaku baik selama menjalani masa tahanan dan telah membayar pidana denda.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 1 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami