Hukum

Kubu Fredrich: KPK Sengaja Ulur Waktu, Ini Pelanggaran Hukum Secara Pidana

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Kuasa hukum Fredrich Yunadi, Sapriyanto Reva marah kepada Komisi Pemberantan Korupsi (KPK) yang hanya menghadirkan utusan di sidang praperadilan sebagai bentuk mengulur waktu, mengingat sidang perkara menghalangi penyidikan yang menjerat Fredrich digelar pada Kamis (8/2) depan di Pengadilan Tipikor.

“Ini sudah di-design untuk menunda. Praperadilan ini bermain cepat supaya bisa selesai sebelum sidang pokok perkara. Ini pelanggaran hukum acara pidana,” tutur Reva di PN Jakarta Selatan, Senin (5/2).

Dia juga meminta hakim tunggal Ratmoho untuk mencatat keberatan itu di dalam poin persidangan. “Baik, keberatan pemohon dicatat, mengingat sekarang sudah masuk dalam persidangan,” jawab Ratmoho.

Sementara di dalam sidang, Reva sempat bersikukuh agar hakim Ratmoho tetap melanjutkan sidang. Namun karena ketidakhadiran termohon maka sidang ditunda sepekan ke depan.

“Dari pihak termohon sudah dipanggil dengan sah dan patut, untuk itu kami masih memberikan kesempatan satu kali untuk dipanggil lagi pihak termohon. Tapi kalau dimulai sekarang tidak bisa,” ucap Ratmoho.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami