Hukum

Kurator Buru Aset Saham Bumi Asih

BTN iklan

JAKARTA/Lei — Tim kurator PT Asuransi Bumi Asih Jaya sedang berupaya mengamankan harta pailit debitur berupa kepemilikan saham di beberapa perusahaan.

Salah satu tim kurator PT Asuransi Bumi Asih Jaya Lukman Sembada mengatakan debitur memiliki aset berupa saham PT Puri Insan Asih (PIA) dan PT BPR Nusantara Bona Pasogit (NBP).

Dua kali permintaan untuk mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) sudah dilayangkan, tetapi belum ada respons positif dari kedua perusahaan tersebut. “Kami akan meminta melalui pengadilan niaga untuk mendesak kedua perusahaan tersebut,” kata Lukman, Minggu (6/11).

Dia berpendapat pengadilan yang akan menentukan kuorum kehadiran dan pelaksanaan RUPS. Selain itu, penetapan dari pengadilan akan memiliki legitimasi dan kekuatan hukum yang mengikat.

Tim kurator akan meminta kepada pengadilan setelah mengadakan rapat verifikasi piutang pada 15 November 2016. Sikap tersebut bertujuan untuk pengamanan aset dan mencegah terjadinya penurunan nilai.

Perburuan aset lain juga dilakukan tim kurator dalam bentuk gugatan pembatalan (actio pauliana) terkait dengan penjualan sejumlah ruko oleh debitur di beberapa wilayah Indonesia. Aset tersebut terlatak di Tegal, Indramayu, Malang, Madiun, Kediri, dan Palembang.

Saat ini, lanjutnya, gugatan tersebut sudah masuk pada tahapan pembuktian. Terhitung, aset terjual berupa sembilan unit ruko dan satu hotel dengan nilai pasar lebih dari Rp22 miliar.

“Debitur dalam perkara ini sama sekali tidak kooperatif, jadi kami akan lakukan tindakan inventarisasi aset sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, total tagihan yang terdaftar mencapai Rp800 miliar berasal dari 30.000 kreditur dengan sifat konkuren. Namun, jumlah tersebut masih sementara karena belum diverifikasi.

Dia menuturkan belum ada kreditur pemegang hak jaminan kebendaan atau separatis yang mengajukan tagihan. Adapun, klaim pemegang polis biasanya diajukan secara kolektif melalui lembaga keuangan maupun perorangan.

Mayoritas kreditur tersebut merupakan pemegang polis asuransi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, meskipun ada tagihan kantor pajak senilai Rp10 miliar. Kreditur dengan jumlah terbanyak berasal dari Makassar, Bali, dan Lombok.

Tim kurator belum melakukan penaksiran (appraisal) aset karena belum mendapatkan penetapan insolvensi dari hakim pengawas. Insolvensi bisa secara langsung ditetapkan jika debitur tidak mengajukan proposal perdamaian terkait penyelesaian utang dan melewati proses pencocokan piutang.

PKPU CSI

Sementara itu, dalam perkara PKPU PT Central Steel Indonesia, debitur bersedia membayar uang muka atas utangnya kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam proposal perdamaian restrukturisasi utang.

Kuasa hukum Central Steel Indonesia (CSI) Nien Rafles Siregar mengatakan pembayaran initial payment akan dilakukan sebesar 10% dari utang pokok. Adapun, total utang perusahaan baja tersebut kepada bank yang berlogo pita emas itu sejumlah Rp500 miliar.

“Kami ada pembayaran initial payment, tetapi minta pemotongan bunga dan denda,” kata Nien, kemarin.

Dia menambahkan utang pokoknya kepada Bank Mandiri akan dicicil selama 8 tahun dengan bunga 1% per tahun dan meminta masa jeda (grace period) sejak tangga homologasi sebanyak 24 bulan. Debitur juga akan memberikan tambahan jaminan kebendaan berupa mesin produksi.

Dalam rapat kreditur, perwakilan Bank Mandiri Rudi mengapresiasi rencana perdamaian yang telah diajukan. Bank juga meminta waktu untuk mengkaji proposal tersebut dengan pihak internal.

“Kami meminta debitur menyusun timeline perkembangan proposal agar bisa terpantau dan diberitahukan kepada seluruh kreditur,” ujarnya.

Perlihatkan Lebih

4 Komentar

  1. 145195 102693The subsequent time I read a weblog, I hope that it doesnt disappoint me as a great deal as this 1. I mean, I know it was my option to read, but I truly thought youd have something attention-grabbing to say. All I hear can be a bunch of whining about something that you possibly can repair should you werent too busy on the lookout for attention. 232163

  2. Hi! This is kind of off topic but I need some guidance from an established blog.
    Is it hard to set up your own blog? I’m not very techincal but I can figure things out
    pretty fast. I’m thinking about making my own but I’m not sure
    where to start. Do you have any points or suggestions?
    With thanks

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami