Kesehatan

Lebih Sehat Minum Kopi atau Teh?

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Mungkin diantara anda ada yang menganggap kopi menjadi minuman penghilang rasa ngantuk ketika beraktivitas. Tapi bagaimana dengan teh yang sebenarnya sama-sama mengandung kafein?

Kopi sejak lama dikenal membuat orang kecanduan dan malah dihindari oleh sebagian orang yang memiliki masalah asam lambung. Tapi tidak dengan teh, yang selalu dianggap punya reputasi baik.

Sebenarnya, kopi dan teh sama baiknya bila tak diminum berlebihan. Karena keduanya memiliki kontradiktif dalam beberapa penelitian. Beberapa studi menyebutkan bahwa kopi mungkin memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko demensia atau diabetes tipe 2 pada seseorang. Minum kopi juga baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Tetapi kopi memang memiliki kandungan kafein lebih tinggi daripada teh yang berarti tingkat stimulannya lebih besar, sehingga tak dapat dikonsumsi berlebihan.

Minum kopi berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala, migrain, mual jantung berdebar-debar. Anda jug dapat saja mengalami insomnia sepanjang malam.

Harvard School of Public Healthanalyzed menyebutkan, seseorang minum kopi tidak lebih dari empat cangkir. Karena dapat memicu risiko kematian dini bila tak dikontrol.

Sementara itu, teh mengandung tinggi antioksidan yang sifatnya melawan kanker yang potensial. Menurut National Cancer Institute di NIH, teh mengandung senyawa polifenol, yang merupakan antioksidan yang bisa membantu pencegahan kanker.

Walau hingga saat ini belum cukup banyak penelitian untuk menyimpulkan apakah teh sebenarnya mengurangi risiko kanker, minuman ini bersifat terapeutik atau obat yang memiliki kualitas untuk menenangkan.

Semua jenis teh dibuat dari daun tanaman camellia sinensis, yang layu dan teroksidasi setelah panen. Hasil oksidasi diubah menjadi zat kimia. Adapun jenis teh yang sehat diminum yakni teh hitam dan teh hijau. Kandungan polifenolnya sangat tinggi.

Teh dengan tingkat polifenol tertinggi ada pada teh hijau. Anda dapat menyeduhnya dengan air panas dan jangan diminum bersama gula. Varian dari teh, yaitu teh hitam mengandung theaflavin dan thearubigins. Ini mengandung radikal bebas yang dapat melindungi sel dari kerusakan DNA.

Tapi minum teh juga janganlah berlebihan karena kandungan kafeinnya dapat mengakibatkan kecanduan. Anda disarankan untuk minum teh sebanyak dua cangkir dalam sehari, waktu pagi dan sore hari. [okezone/medicaldaily]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami