Tekno

LG G6 Tak Lagi Usung Konsep Modular

BTN iklan

Jakarta/Lei- LG akhirnya menghadirkan G6 secara resmi ke Indonesia. Beda dengan ponsel flagship sebelumnya, LG tak lagi mengusung konsep modular seperti pendahulunya, G5.

“Slogan kami sekarang innovation value dan consumer value. Sehingga, inovasi yang kami hadirkan benar-benar inovasi yang diinginkan pengguna,” terang Jae Hyung Lee, Assistant Project Manager, Retail Development Head, LG Electronics Indonesia, saat peluncuran LG G6 di Jakarta, Kamis (20/4).

Lee mengungkap setidaknya ada empat keunggulan G6 yang jadi daya pikat. Mulai dari layar yang lebih lega, namun dengan bodi yang lebih ramping. Ponsel ini menggunakan layar QHD (2880 x 1540) berukuran 5,7 inci. Rasio layarnya sedikit tak biasa 18:9.

Namun begitu layar leganya tak membuat bodi ponsel ikut membengkak lantaran aspek rasio layar dan bodi mencapai 80,7 persen. Sehingga pinggiran ponsel cukup tipis. LG juga meniadakan tombol fisik atau touchpad yang biasanya bertengger dibagian bawah ponsel.

“Bingkai pinggir G6 dibuat lebih tipis agar bodi tetap ramping saat digenggam. Rasio layar juga memang tidak seperti ponsel lain. Kami Menggunakan rasio 18:9 untuk memberi tampilan lebih lega saat memotret atau menonton,” ungkap Rezy Sadam, Product Specialist of LG Mobile Communication Indonesia.

Masih demi memanjakan mata pangguna, LG juga menggunakan Dolby Vision untuk melengkapi tekonologi layarnya. Dengan Dolby Vision, Rezy mengklaim bisa memberikan detil warna yang lebih akurat antara cahaya terang dan gelap, jangkauan color gamut yang lebih lebar, dan lebih hemat baterai saat saat pengguna melakukan streaming video.

Unggulan lain terletak pada kamera. LG menggunakan kamera ganda dibagian belakang dengan lensa lebar (wide angle) masing- masing 71 derajat dan 125 derajat. Bukan hanya di bagian belakang, lensa wide angle 100 derajat juga ditempatkan untuk kamera depan.

Tahan air dan debu adalah hal lain yang diunggulkan berkat sertifikasi IP68. LG G6 juga telah lolos drop test yang digadang-gadang telah memenuni sertifikasi militer 810. Sertifikasi ini diklaim membuat ponsel ini memiliki ketangguhan yang lebih baik karena telah berhasil dalam 14 tes ketahanan.

Hanya saja, Rezy tak dapat menyebutkan tingkat toleransi dari ketahanan ponsel. Serta tindakan “kekerasan” apa saja yang bisa membatalkan garansi ponsel.

Soal multimedia, LG membenamkan speaker dengan software yang mampu mendukung suara kualitas HiFi lewat fungsi Quad DAC. Fungsi ini diklaim bisa memfasilitasi file-file musik yang punya detil dan variasi frekuensi yang luas.

Untuk jeroan, ponsel ini menggunakan SoC Qualcomm MSM8996 AC 2,35 GHz Quad Core. ROM yang digunakan ponsel ini sebesar 4GB dengan RAM 64 GB. Baterai yang disematkan hanya 3300 mAh dan tertanam dalam bodi ponsel dengan dukungan teknologi quick charge.

LG membuka preorder G6 mulai mulai 21-30 April 2017 dengan banderol Rp9,999 juta.

Preorder bisa dilakukan secara online di berbagai e-commerce yang bekerjasama dan juga secara offline dengan tiga operator tanah air.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami