EntertainmentLifestyle

Lima Film Ikonis Aktor Senior Deddy Sutomo

BTN iklan

Jakarta (LEI) — Dunia perfilman Indonesia berduka lantaran aktor senior Deddy Sutomo meninggal dunia. Rabu (18/4) pagi, Deddy menghembuskan napas terakhir di usia 76 tahun.

Nama aktor asal Jakarta itu sudah dikenal sebagai aktor sejak 1970-an. Sejak itu, Deddy terus menggeluti bidang seni peran sampai akhir hayatnya.

Pada 2015 lalu Deddy meraih penghargaan Aktor Utama Terbaik di Festival Film Indonesia 2015 dalam perannya sebagai Mahmud di film Mencari Hilal.

Deddy tercatat telah membintangi sekitar 44 judul film dan dua serial televisi. Di antara puluhan filmnya, ada lima judul yang cukup ikonis yang pernah dibintangi Deddy Sutomo.

Pandji Tengkorak (1971)

Pandji Tengkorak bercerita tentang seorang bernama Kebobeok (Maruli Sitompul) yang menyamar menggunakan topeng tengkorak untuk mencuri pedang pusaka dari seorang guru silat.

Dewi Bunga (Shan Kuang Ling Fung) yang merupakan murid guru itu ingin membalas dendam pada Pandji Tengkorak.

Dalam misi balas dendam itu, Dewi dikeroyok anak buah Kebobeok. Seketika Pandji Tengkorak asli yang diperankan Deddy Sutomo membantu Dewi.

Pandji Tengkorak merupakan salah satu film yang berhasil mendongkrak nama Deddy dalam dunia perfilman.

Buaya Putih (1982)

Buaya Putih bercerita tentang seekor buaya putih di suatu sungai yang suka menenggelamkan orang ke dasar sungai. Juleha (Yatie Octavia) yang merupakan anak dari Kadir (Syamsuri Kaempuan) merupakan salah satu korban buaya putih.

Beruntung Komar yang diperankan Deddy Sutomo datang menolong Juleha. Komar yang merupakan pawang buaya belakangan mengetahui bahwa buaya putih adalah siluman buaya.

Tutur Tinular III (1992)

Tutur Tinular III bercerita tentang Kerajaan Majapahit di Indonesia. Arya Dwipangga (Baron Hermanto) mengacaukan Majapahit untuk membalas dendam pada Kamandanu (Sandy Nayoan). Pertikaian besar terjadi setelah kekacauan itu.

Setelah itu, Empu Lungga yang diperankan Deddy Sutomo merawat Kamandanu bersama anaknya. Kemampuan Empu Lungga berhasil menyembuhkan luka Kamandanu.

Tanda Tanya (2011)

Tanda Tanya bercerita tentang konflik agama di Semarang, Jawa Tengah. Dalam cerita itu terdapat tiga keluarga yang berbeda agama.

Dalam film ini Deddy Sutomo berperan sebagai pastor di gereja. Beberapa kali Deddy tampil sebagai pastor yang sedang memimpin doa serta ibadah.

Selain tayang di Indonesia, film ini juga tayang di beberapa negara lain. Tanda Tanyamendapatkan nominasi pada sembilan kategori Piala Citra di Festival Film Indonesia 2011

Mencari Hilal (2015)

Mencari Hilal bercerita tentang Mahmud (Deddy Sutomo) yang berjuang menerapkan perintah agama Islam. Selama hidupnya ia berdakwah agar orang percaya bahwa Islam solusi masalah hidup.

Kualitas akting Deddy dalam film ini tidak diragukan lagi. Berkat aktingnya dalam film ini ia diganjar penghargaan Aktor Utama Terbaik di Festival Film Indonesia 2015. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 2 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami