EntertainmentLifestyle

Linkin Park akan Jual 200 Alat Musik Bekas

BTN iklan

Jakarta, (LEI) – Sepeninggal vokalis Chester Bennington, grup band Linkin Park berencana menjual lebih dari 200 alat musik yang pernah mereka gunakan. Penjualan itu akan dilakukan 4 April mendatang.

Alat-alat musik tersebut berupa gitar, kibor, megafon, dan perlengkapan lainnya itu berasal dari koleksi mereka. Menurut laporan, koleksi yang dijual termasuk sebuah Yamaha Keytar (Keyboard Guitar) tipe KX5 yang pernah digunakan Linkin Park selama tur.

Itu akan dijual sepasang dengan sebuah spanduk temu sapa fan di balik panggung.

Barang-barang lainnya termasuk Moog Etherwave Plus Theremin yang digunakan oleh Mike Shinoda selama konser pada 2010 dan di MTV Music Awards pada tahun yang sama.

Ada pula Amplivox S602M Megaphone dari Brad Delson yang digunakan pada tur 2011. Beberapa alat musik edisi khusus Linkin Park seperti kibor yang dibuat Open Labs Neko XXL Gen5 DAW termasuk koleksi yang akan dijual. Itu belum pernah disajikan untuk publik sebelumnya.

Nantinya, mengutip NME, hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk amal, melalui Music For Relief, Yayasan Industri Hiburan nirlaba yang dibentuk band bergenre nu-metal itu.

Donasinya sendiri akan diberikan kepada mereka yang terdampak bencana alam.

“Selama 13 tahun terakhir, penggemar Linkin Park telah menjadi pendukung yang dermawan untuk Musik For Relief, benar-benar memungkinkan misi kami untuk membantu penyintas dan komunitas yang terkena dampak bencana alam,” kata Whitney Showler, Wakil Presiden Program dan Operasional European Investment Fund, seperti dikutip dari NME.

Alat-alat musik tersebut akan dijual lewat situs Reverb.com pada Selasa (4/4) besok.

Apakah dengan dijualnya alat-alat itu berarti Linkin Park akan pensiun dari dunia musik? Shinoda baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia sendiri tak tahu nasib band-nya ke depannya.

“Benar-benar tidak ada jawaban,” katanya menjawab kegelisahan fan soal masa depan band. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close