BTN iklan
KesehatanLiputan

LIPI Bangun Pengembangan Obat Tradisional

JAKARTA (LEI) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membangun fasilitas pengembangan obat tradisional dengan Standard Cara Pembuatan Obat Tradisonal yang Baik (CPOTB) di Serpong guna mempercepat hilirisasi hasil penelitian kesehatan dan obat.

Pelaksana Tugas Kepala LIPI Bambang Subiyanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, mengatakan pembangunan fasilitas itu sekaligus memberikan dukungan terkait riset dan pengembangan produk kepada mitra industri.

Lebih jauh, Bambang menjelaskan bahwa fasilitas penelitian obat tradisional diperlukan untuk menjawab permasalahan kesehatan serta mendukung kemandirian bahan baku obat secara nasional. LIPI menaruh perhatian besar dalam penelitian dan pengembangan kesehatan obat dengan berbagai riset terkait penggunaan tanaman obat serta bahan aktifnya untuk bahan baku obat.

Ia mengatakan Indonesia memiliki 1.247 industri dan usaha obat tradisional yang 10 diantaranya termasuk perusahaan industri obat tradisional skala besar. Namun, industri obat tradisional (IOT), usaha kecil obat tradisional (UKOT) dan usaha mikro obat tradisional (UMOT) banyak yang tidak memiliki fasilitas CPOTB sehingga mengalami kesulitan dalam membuat produk berstandar CPOTB.

Hingga saat ini, hampir 95 persen bahan baku industri farmasi di Indonesia masih bergantung dari impor luar negeri. Padahal, Indonesia memiliki lebih dari 30.000 spesies tanaman yang berkhasiat sebagai bahan obat.

Pengembangan obat alami patut mendapatkan perhatian, mengingat praktek pemanfaatan obat tradisional telah mengakar di masyarakat Indonesia. Selain itu, potensi pengembangannya sangat terbuka dengan terus meninngkatnya permintaan pasar domestik maupun internasional.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI Agus Haryono mengatakan bahwa satuan kerjanya sangat fokus dalam pengembangan obat tradisonal. Dari kegiatan penelitan yang kami lakukan, telah banyak ditemukan senyawa-senyawa baru dari ekstrak tanaman asli Indonesia yang berpotensi sebagai anti kanker, anti diabet, anti malaria, serta antioksidan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close