LiputanNasional

LSM Berharap Presiden Tangani Kasus Novel

BTN iklan

Jakarta/Lei – Gerakan Anti Korupsi (GAK) mengharapkan sekaligus meminta Presiden Jokowi turun tangan memimpin penanggulangan korupsi di tingkat elit politik di Indonesia menyusul kasus penyiraman air keras kepada salah satu penyidik KPK Novel Baswedan.

Ketua GAK Lintas Perguruan Tinggi Rudy Johannes dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, menanggapi penyerangan terhadap Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

“Kami meminta Presiden Jokowi agar turun tangan, kewibawaan negara saat ini telah ditantang oleh para koruptor,” katanya.

Pihaknya menyatakan mengutuk operator dan otak pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan.

“Kuat diduga kejadian ini terkait kasus KTP-E yang sedang ditanganinya. Kami mendukung KPK terus melanjutkan pengusutan kasus -KTP-E secara tuntas,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan agar Presiden segera mengambil tindakan tegas dan mengerahkan seluruh sumber daya aparat penegak hukum untuk mengungkap pelaku dan dalang dalam peristiwa ini secara tuntas dan secepatnya.

GAK juga mengingatkan kepada seluruh elemen bangsa bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus diberantas hingga akar-akarnya.

Pihaknya juga berharap agar aparat penegak hukum segera menjerat pelaku dan dalang penganiayaan yang mengancam jiwa aparat negara tersebut.

“Kami mengimbau segenap elemen masyarakat untuk merapatkan barisan dan bekerja sama dalam memberantas korupsi yang menjadi akar ketimpangan dan kemiskinan di negeri ini,” katanya

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − 2 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami