LiputanNasional

Luhut Akan Laporkan Situasi Bali Kepada IMF

BTN iklan

 

Jakarta/Lei- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berencana melaporkan situasi di Bali pada Dana Moneter Internasional (IMF) terkait acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia pada Oktober 2018.

Luhut ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, mengutarakan meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung di Bali akan dilaporkan dalam pertemuan di markas IMF di Washington, Amerika Serikat, karena terkait dengan persiapan acara pertemuan tahunan yang akan digelar di Pulau Dewata itu.

“Mengenai pertemuan IMF, kami masih pelajari. Nanti kan ada pertemuan di Washington 11-13 Oktober, saya ke sana,” ujarnya.

Mantan Menko Polhukam itu menjelaskan, pemerintah belum memutuskan sikap terkait pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia, apakah akan dipindah atau tetap di Bali.

Menurut Luhut, pemerintah ingin bertemu dengan IMF untuk membahasnya, sekaligus sambil menunggu kondisi aktivitas vulkanik Gunung Agung mereda.

“Kami belum putuskan, harus bicara dulu dengan Pak Agus (Gubernur Bank Indonesia) dan Bu Ani (Menteri Keuangan). Tapi saya ingin ketemu sama mereka dulu. Atau kita tunggu dulu dalam dua minggu ke depan, apa yang terjadi karena kita belum tahu,” tuturnya.

Jika bicara mengenai opsi lokasi cadangan, Luhut menyebut hanya Jakarta yang mampu menjadi tuan rumah ajang internasional dengan ribuan peserta itu.

“Tapi kami berharap, kalau kemarin ahli vulkanologi beri penjelasan, ya kalau terjadi apa-apa dalam dua minggu ke depan, itu enggak lama (efeknya). Maksudnya enggak lama seperti Sinabung,” ujarnya.

Sebelumnya, Luhut memantau kondisi para pengungsi di Posko Induk Desa Ulakan, Kabupaten Karangasem dan Posko GOR Sweca Pura, Kabupaten Klungkung, Minggu (24/9).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PWMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM, belum menyatakan status gunung tertinggi di Bali itu meletus dan berapa besar dampak letusan yang bisa diakibatkan, serta apakah akan mengganggu aktivitas penerbangan.

“Kita lihat dulu lah, kapan Gunung Agung ini meletus. Kapan meledaknya dan seberapa besar dampak gangguannya,” tegas Luhut.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami