BTN iklan
HukumMahkamah Agung

MA Menggelar Pembinaan Teknis dan Pelatihan Leadership Hakim dan Empat Lingkungan Badan Peradilan

MELONGUANE, (LEI) – Peresmian Pengadilan baru harus diikuti dengan penambahan Sumber Daya Manusia berkualitas yang seimbang. Hal itu disadari Mahkamah Agung (MA) saat meresmikan 85 pengadilan baru di seluruh Indonesia.

Keterbatasan Hakim Dan Sumber Daya Manusia Pengadilan, khususnya yang berkualitas, masih menjadi batu sandungan. Untuk itu, berbagai pelatihan dan pendampingan terus dilakukan di berbagai daerah.

“Memang masalah Sumber Daya Manusia menjadi tantangan dan tugas ke depan. Itu yang harus diselesaikan,” ujar Ketua MA Hatta Ali.

Lebih lanjut Ketua MA RI Hatta Ali memiliki 5–Strategi Penguatan Profesionalisme SDM MA RI dan Peradilan Indonesia :

  1. Pendidikan
  2. Pelatihan
  3. Pembinaan
  4. Pendampingan
  5. Pengawasan

Ke 5 Strategi Penguatan Profesionalisme SDM MA RI dan Peradilan Indonesia menyentuh kepada seluruh Pimpinan dan Pegawai Mahkamah Agung, seluruh Pimpinan, Hakim, Panitera, Jurusita dan Pegawai pada 4 Lingkungan Badan Peradilan di seluruh Indonesia.

Hatta Ali mengatakan, di 85 Pengadilan baru yang didirikan, telah ada penugasan sejumlah Hakim dan Sumber Daya Manusia Pendukung. Akan tetapi, MA akan berupaya memperbanyak jumlah Hakim Dan Sumber Daya Manusia Pendukung tersebut.

“Seperti di Pengadilan Negeri Melonguane, telah ada tiga Hakim. Tapi, istilahnya hakim tidak boleh libur. Jadi, kami akan mengupayakan ada penambahan,” ujar Hatta Ali.

Selain itu, pengoptimalan juga dilakukan lewat pelatihan dan pemberian materi oleh MA untuk Sumber Daya Manusia di daerah.

Salah satunya pelatihan yang baru saja dilakukan di Manado, Sulawesi Utara. MA menggelar kegiatan Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial dengan para Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, dan Sekretaris pada Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama.

Pelatihan tersebut diikuti Sumber Daya Manusia dari empat lingkungan Peradilan wilayah dari tiga daerah, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Poin penting dalam Pelatihan itu ialah Pembahasan dalam Penguatan Kemampuan Teknis Penguasaan Ilmu Hukum. Ini terkait dengan penanganan perkara serta proses Administrasi Perkara dan Pengadilan.

Untuk mengatasi kekurangan Sumber Daya Manusia, MA menempatkan beberapa Hakim, termasuk Ketua di setiap Pengadilan baru. Selain itu, MA memindahkan beberapa pegawai dari berbagai Pengadilan di sekitar wilayah baru tersebut.

Dengan demikian, operasional Pengadilan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Hatta menegaskan, Pengadilan yang baru harus tetap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat meskipun dengan segala keterbatasan. Bersamaan dengan itu, MA akan terus berupaya melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sarana, serta prasarana pengadilan baru tersebut. [Mahkamah Agung RI / Media Indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close