HukumNasional

Mantan Kepala Bapemas Sumut Belum Tersangka Kasus Korupsi

BTN iklan

Medan, LEI – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga kini belum lagi menetapkan AU, mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemprov Sumut sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp40,8 miliar bersumber dana APBN 2015.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan, Selasa, mengatakan, AU masih status saksi dan belum menjadi tersangka.

Menurut dia, AU yang dimintai keterangan penyidik Kejati Sumut pada pekan lalu, juga sebagai saksi kasus dugan korupsi di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut.

“AU diperiksa menjadi saksi atas kasus tersangka berinisial ES, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Bapemas Sumut,” ujar Sumanggar.

Ia menyebutkan, saksi tersebut diperiksa di salah satu ruangan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut.

Saksi tersebut dinilai kooperatif dan sudah dua kali dimintai keterangan oleh penyidik Kejati Sumut.

Sumanggar menyebutkan, dalam kasus di Bapemas Sumut, AU sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (PPA).

“Kejati Sumut masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus di Bapemas Sumut,” kata mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Empat Tersangka Kejati Sumut hingga kini telah menetapkan empat tersangka, dalam dugaan korupsi di Bapemas Provinsi Sumut senilai Rp40,8 miliar dari dana APBN tahun anggaran 2015.

Keempat tersangka itu, yakni ES, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Bapemas Provinsi Sumut.

Kemudian, tersangka TFK, Direktur Mitra Multi Cummunication, BS, Direktur PT Proxima Convex, dan RJP, Direktur PT Ekspo Kreatif Indo, serta ES, merupakan Aparat Sipil Negera (ASN) di Bapemas Sumut.

ES, belum dilakukan penahanan oleh Kejati Sumut, dan hanya baru ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus korupsi Bapemas Sumut.

Sedangkan, tersangka berinisial TFK kini sedang dicari oleh penyidik Kejati Sumut karena tidak pernah memenuhi panggilan.

Tersangka BS dan RJP telah dilakukan penahanan oleh Kejati Sumut, dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I-A Tanjung Gusta Medan.

Sebelumnya, Kejati Sumut juga menetapkan satu tersangka lain dalam kasus itu, yakni Direktur PT Shalita Citra Mandiri berinisial MN.

Namun, MN meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Jakarta, Sabtu (25/2), akibat penyakit jantung sehingga status hukumnya otomatis gugur dan penyidikan terhadapnya juga dihentikan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami