Ekonomi

Mantan Menteri Perdagangan Bersedia Restrukturisasi Utang Nyonya Meneer

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Perusahaan jamu terkemuka Nyonya Meneer yang dinyatakan pailit boleh bernapas lega. Pasalnya mantan menteri perdagangan, Rachmat Gobel, dikabarkan bersedia untuk membantu restrukturisasi utang perusahaan yang telah berdiri sejak 1919 tersebut.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan bagus jika Gobel berniat membantu perusahaan jamu asal Semarang yang produk-produknya sudah dikenal masyarakat luas itu. Namun ia mengatakan belum tahu secara jelas seperti apa nantinya Gobel membantu sehingga tidak bisa menjelaskan lebih lanjut.

“Kalau tentang Pak Gobel ya tanya sama Pak Gobel. Saya enggak tahu sistemnya Pak Gobel itu (membantu) bagaimana. Kalau kita (Pemerintah) tidak tahu bagaimana. Itu kan business to business,” ungkap Menperin di kantornya, Kamis (10/8/2017).

Dirinya kembali menekankan bahwa Nyonya Meneer adalah perusahaan swasta yang jika mengalami masalah maka harus diselesaikan secara business to business. Maka bila Gobel ingin membantu itu sah-sah saja, tapi yang jelas pemerintah tidak bisa mencampuri.

“Ya kami sih ngelihatnya kalau itu diselesaikan secara business to business bagus aja tapi pemerintah kan tidak campur business to business,” tukasnya.

Seperti diketahui pada 8 Juni 2015, Pengadilan Niaga Semarang mengesahkan perjanjian perdamaian antara debitur dan 35 kreditur tentang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada 27 Mei 2015. Namun, putusan Pengadilan Niaga Semarang digugat oleh salah satu krediturnya, Hendrianto, dan kemudian dikabulkan Majelis Hakim PN Semarang. [okezone]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami