EkonomiLifestyleLiputanNasionalTraveling

Marak Bahaya di Era Cashless Society

BTN iklan

Jakarta/LEI-  Seiring perkembangan teknologi,  transaksi nontunai atau cashless dalam setiap transaksi pembayaran akan semakin marak terjadi. Indonesia pun tak luput dari tren cashless society tersebut.

Transaksi nontunai memang tengah mendapat angin segar di Indonesia, terutama dari pesatnya pembangunan infrastruktur pendukung trend tersebut. jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia diprediksi mencapai lebih dari 100 juta orang pada 2018 kemarin.

Jumlah pengguna internet tersebut mewakili 54,7 persen dari total populasi penduduk.  Kondisi ini membuat penyedia layanan keuangan digital (financial technology/fintech) untuk transaksi pembayaran makin menjamur di Indonesia.

Sebut saja, deretan nama-nama fintech pembayaran mulai dari OVO, GoPay, Dana, Doku, Midtrans, dan lain sebagainya. Tak ketinggalan, LinkAja yang merupakan perusahaan patungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia layanan keuangan digital juga muncul.

Secara umum, mereka memberikan layanan dompet digital atau digital wallet. Dompet digital ini memungkinkan penggunanya untuk menyimpan uang di aplikasi, kemudian memanfaatkannya untuk transaksi pembayaran.

Agar tidak terlena dengan penggunaan transaksi digital, disarankan sebaiknya isi saldo pada dompet digital disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. masyarakat sebaiknya tidak mudah tergiur denganpengembalian uang atau cashback.

Alih-alih membantu pengguna makin efisien dalam mengelola uang,  cashback tersebut justru membuat penggunanya semakin konsumtif.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + 18 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami