Hukum

MARYONO EX DIRUT BTN TERSANGKA SUAP DITAHAN DI GUNTUR

BTN iklan

LEI, Jakarta– Demikian.humas Kejaksaan Agung semalam dalam.keadaan di borgol Maryono dan beberapa tersangka lain dititipkan di Rutan GuntuKejaksaan Agung (Kejagung) menahan eks Direktur Utama (Dirut) BTN H Maryono dan Direktur Utama PT Pelangi Putera Mandiri Yunan Anwar dalam kasus dugaan gratifikasi. Maryono.

Pantauan LEI tengah hari di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2020), eks Dirut BTN H Maryono keluar dengan tangan diborgol pada pukul 21.28 WIB. Maryono dan Yunan Anwar mengenakan rompi tahanan berwarna pink dan bermasker. Mereka kemudian digiring masuk ke mobil tahanan.

“Dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji atau gratifikasi yang diduga terjadi di Bank BTN setelah melalui rangkaian pemeriksaan, sesuai dengan surat perintah penyidikan yaitu sejak tanggal 28 Agustus 2020, maka pada malam hari ini penyidik menetapkan dua orang tersangka, yaitu masing-masing atas nama drs HM jabatannya adalah mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) periode 2012-2019,” ucap Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono, di lokasi.


“Ternyata diduga, dalam pemberian fasilitas kredit tersebut, ada dugaan gratifikasi atau pemberian kepada tersangka atas nama HM, yang dilakukan oleh YA senilai Rp 2,257 miliar caranya dengan mentransfer uang itu melalui rekening menantu dari tersangka HM,” kata Hari.

Tersangka H Maryono dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 5 ayat 2 juncto ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP.

Sedangkan tersangka Yunan Anwar dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1991 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

H Maryono dan Yunan akan ditahan di rumah tahanan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan. Para tersangka ditahan selama 20 hari terhitung sejak hari ini.

sumber: Detik

Kontributor: Dwitya Yonathan

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami