Hukum

Marzuki Alie Ingatkan Gamawan Soal e-KTP

BTN iklan

Jakarta, LEI – Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, mengaku sempat mengingatkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi soal proyek e-KTP karena mengetahui proses lelangnya bermasalah dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

“Yang saya tahu hanya dari KPPU waktu e-KTP dihadiri komisi persaingan usaha di sana ada masalah tender e-KTP,” kata Marzuki usai diperiksa sebagai saksi korupsi e-KTP untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong di KPK, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Setelah mengetahui ada permasalahan dalam proses lelangnya, Marzuki sempat mengingatkan Gamawan saat bertemu di Istana Negara. Ia mengaku meminta Gamawan untuk memperhatikan betul proyek tersebut.

“Saya ketemu mendagri di Istana. Saya ingatkan Gamawan, saya dengar ada masalah tender e-KTP. ‘Pak Gamawan tolong diperhatikan, tolong dilhat betul’, saya ingatkan,” katanya.

Menurut Marzuki, Gamawan menyebut proyeknya tidak ada masalah. “Gamawan sampaikan ke saya, ‘Saya sudah konsultasi BPK, KPK. Insya Allah enggak ada maslaah.’ Ya sudah itu saja yang saya tahu. Selebihnya saya enggak tahu,” katanya.

Menurut Marzuki, penyidik menanyakan sejumlah hal yang pokoknya mengenai hubungan masalah ini dengan Partai Demokrat, ketua DPR, dan terhadap kasus e-KTP itu sendiri.

“Pertama, apakah saya kenal dengan orang yang disebutkan, saya sampaikan semua orang enggak saya kenal, termasuk Andi Narogong,” katanya.

Marzuki juga mengaku tidak mengenal dua pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto yang kini menjadi terdakwa e-KTP dan segera divonis.

“Saya enggak kenal Irman, Sugiharto. Saya enggak pernah menerima sesuatu [dari] e-KTP, semua proyek DPR saya enggak pernah mengambil sesuatu, bukan hanya e-KTP,” ujarnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami