Liputan

Mau Mudik Anda Menyenangkan dan Hemat BBM? Ikuti Trik Ini

BTN iklan

Jakarta/Lei- Memasuki musim mudik lebaran yang akan tiba sebentar lagi, untuk sebagian masyarakat menggunakan kendaraan roda empat pribadi tentu menjadi pilihan utama sebagai armada pulang ke kampung halaman.

Entah menjadikan perjalanan lebih eksklusif, ataupun mengirit biaya selama perjalanan. Sebenarnya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghemat biaya selama mudik menggunakan kendaraan pribadi, khususnya menekan pemakaian bahan bakar.

Walau belum semua kendaraan memiliki fitur berkendara hemat energi atau eco-drive. Ternyata fitur demikian dapat diperoleh secara manual dengan tata cara tersendiri si pengemudi.

Senior Instruktur Indonesian Road Safety (IRSA) Poedyo Santosa mengatakan tata cara berkendara eco drive, selain bertujuan untuk menghemat bahan bakar juga untuk memperpanjang usia suku cadang kendaraan.

“Tentunya dengan begitu akan semakin ramah lingkungan,” kata Poedyo di Jakarta.

Adapun caranya, ia menuturkan, hal pertama ialah saat memanaskan kendaraan durasi maksimal selama tiga menit, tidak boleh lebih. Sembari mengatur posisi duduk, agar selama berkendara tidak mudah lelah.

Ketika memulai perjalanan, kata dia, ada baiknya membiarkan kendaraan lebih dulu bergulir sebelum memutar gas. Pastikan, selama berkendara mesin kendaraan tidak berbunyi sampai meraung.

“Rpm di 2000 sampai 2500 saja,” ujarnya.

Dalam mengatur transmisi-pun demikian. Rpm dengan pemakaian transmisi harus sejalan, misalnya tetap menggunakan rpm rendah saat gigi tinggi. Tidak lupa, dalam menambah kecepatan maupun melambatkan kendaraan diusahakan halus.

“Gunakan kecepatan yang ekonomis,” kata dia.

Jika ingin berhenti, ia mengungkapkan, pengemudi sebaiknya segera melepaskan pedal gas dan biarkan kendaraan melaju karena daya dorong. Ia mengingatkan, jangan lupa mematikan mesin kendaraan saat sedang menunggu.

Dengan trik tersebut, dipastikan perjalanan mudik bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi akan lebih ekonomis. Selain itu kata dia, cara tersebut tidak hanya dapat diterapkan untuk roda empat, melainkan juga kendaraan roda dua.

Ia menambahkan, sebelum memulai perjalanannya, pemilik kendaraan wajib melakukan perawatan secara berkala, mulai dari penggunaan oli yang sesuai, ganti suku cadang sesuai waktu dan lalukan pelumasan minimal satu pekan sekali.

“Intinya, pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan,” kata Poedyo.

Senada, mengenai eco-driving skill, Sugihendi juga menghimbau agar para pemudik agar dapat melakukan akselerasi secara bertahap.

Sebaiknya pengemudi tidak membebani mesin, dengan putaran mesin secara berlebihan, dan sesuai cara berkendara saat menghadapi kemacetan untuk menghindari konsumsi bahan bakar terlalu boros.

“Untuk jalanan macet stop and go, injaklah pedal gas dengan sangat halus, dan apabila memungkinkan pergunakanlah hanya pedal rem saja untuk transmisi automatic dan CVT, itu mengurangi penggunaan bahan bakar,” katanya.  (CNN)

 

 

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami