HukumLiputanNasional

Meikarta Berujung Dengan KPK?

BTN iklan

Jakarta/LEI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menyelidiki peran Lippo Group sebagai korporasi dalam kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta. KPK menyatakan penetapan tersangka korporasi terhadap Lippo Group bergantung pada perkembangan dalam proses penyidikan kasus ini.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai tersangka penerima suap terkait perizinan proyek Meikarta.

KPK menyangka lima pejabat Pemkab Bekasi menerima komitmen fee sebanyak Rp 13 miliar terkait pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta tahap pertama. Pemberian yang sudah terealisasi berjumlah Rp 7 miliar.

KPK menyatakan para pejabat daerah tersebut menerima komitmen fee dari Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra Djaja Purnama serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen. KPK menduga Billy adalah orang yang memerintahkan Taryudi, Fitra dan Henry untuk memberikan komitmen fee tersebut.

Pihak Lippo belum memberi pernyataan atas OTT tersebut.

Terungkapnya kasus suap perizinan Meikarta ini berawal dari operasi tangkap tangan yang digelar KPK di Bekasi pada 14 Oktober hingga 15 Oktober 2018. Dalam operasi senyap itu KPK menangkap 10 orang

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Comments

  1. Canadian Generic Drug Manufacturers How Much Does Viagra Cost At Costco 104 [url=http://ordercheapvia.com]viagra[/url] Cialis 10 Mg Erfahrungsberichte Amoxicillin Diarrhea Zithromax And Bronchitis

  2. Zithromax Out Of Date Viagra Funciona Si Acheter Baclofen En Canada [url=http://deantxi.com]generic cialis canada[/url] For Sale Discount Generic Acticin Real Cialis India Pharmacy

  3. Levitra Bucodispersable Efectos Secundarios Rash Amoxicillin Child Viagra Para Las Mujeres [url=http://genericviabuy.com]buy viagra[/url] Propecia Venta Libre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami