Opini

Mencari Dokumen di Google Patents

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Barang siapa menggunakan internet, bisa dipastikan  dia mengenal Google, sebuah mesin pencari raksasa yang menawarkan puluhan  jenis pelayanan informasi dari penelusuran informasi, surat, peta, jejaring sosial lewat audio-visual Youtube  yang banyak diminati di negeri ini. Bagi mereka yang suka berkelana, tentu sering menggunakan Google Map. Google Patets bukanlah pelayanan Google baru .

Hasil gambar untuk google books

Pelayanan ini diluncurkan pada tanggal 14 Desember 2006. Pihak Google mengatakan bahwa mereka menggunakan “teknologi yang sama dengan yang mendasari Google Books“, yang memungkinkan orang membaca per halaman, dan memperbesar  objek. Gambar dapat disimpan sebagai file PNG files .

Google Patents diperbarui pada  tahun  2012 dengan ruang lingkup  European Patent Office (EPO) and dan sarana the Prior Art Finder. Pada tahun 2013, diperluas dengan mencakup dokumen dari  World Intellectual Property Organization (WIPO), antor Kekayaan Intelektual Negara  State Intellectual Property Office (SIPO) Tiongkok.Semua paten asing diterjemahkan ke dalam bahasa Iggris dan dibuat agar mudah ditelusur. Setelah itu pada tahun 2015 versi baru patents.google.com dengan UI baru terintegrasi dengan Google Scholar  dengan mesin yang

Dokumen Patent dari Google
Dokumen Patent dari Google (*)

dikalifikasikan dengan   Cooperative Patent Classifications (CPCs), dan hasilnya dimasukkan kedalam CPS.  Pada tahun 2016, diumumkan bahwa pelayanan ini mencakup  11 kantor paten tambahan.   Dukungan untuk pencarian sintaks diperkenalkan  metode USPTO dan boolean EPO (kedekatan, wildcard, judul / abstrak / klaim), serta penemu grafik visual,

penanda dan BPK berdasarkan tanggal, tampilan kotak kecil dari hasil pencarian dan kumpulan hasil yang dapat diunduh  sebagai CSV.

Google Patent bisa dikatakan sebagai mesin pencari Google yag mengindeks lebih dari 87 paten aplikasi paten dengan teks lengkap dari 17 kantor paten seperti:

Kumpulan dokumen ini mencakup seluruh koleksi paten yang dianugrahkan dan aplikasi paten yang dipublikasikan dari setiap  database (yang termasuk dalam  Domain publik domain). Dokumen paten AS berasal dari tahun 1790, Hasil gambar untuk digital libraryEPO dan WIPO sampai 1978.  Pengenalan karakter optik Optical character recognition  (OCR) telah dilakukan pada paten AS yang lebih lama agar  mereka dapat telusur, dan Google Terjemahan digunakan terhadap semua paten non-Inggris agar terjemahan bahasa Inggris nya dapat ditelusur dan dimanfaatkan.

Google Paten juga mengindeks dokumen dari Google Cendekia   dan Google Books,  dan untuk menelusurnya, mereka dikelompokkan dengan kode Cooperative Patent Classification.

Bisa dikatakan Patent Google adalah sebuah perpustakaan digital yang khusus mengkoleksi dokumen paten dalam bentuk digital yang disimpan dalam format media elektronik, bukan dalam bentuk mikro atau media lain. Google Paten laiknya perpustakaan raksasa, koleksi digitalnya dapat disimpan secara lokal atau diakses dengan jaringan komputer dari belahan bumi lain

Penulis: Rosa Widyawan (Budayawan dan Pustakawan)

 

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

71 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami