Hukum

Mendagri dan KPK Bahas Penguatan Pengawasan Intern Pemerintah

BTN iklan

Jakarta, LEI – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (26/5/2017), untuk menghadiri rapat koordinasi tentang penguatan peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Setibanya di KPK, Tjahjo mengatatakan, pihaknya sepakat dengan KPK bahwa ingin memperkuat peran pengawas internal di pemerintahan, mulai tingkat pusat hingga daerah, agar lembaga antirasuah tidak perlu melakukan tangkap tangan hanya gara-gara suap Rp 10 juta karena tidak adanya pengawasan inspektorat.

“Intinya secara umum kami ingin penguatan pengawasan di daerah. Jangan sampai urusan Rp 10 juta saja tertangkap tangan sampe KPK turun ke bawah. Kalau gitu fungsi inspektorat daerah untuk apa?” ujarnya.

Tjahjo melanjutkan, adanya inspektorat jenderal hingga jajarannya di pemerintah daerah adalah untuk mengawasi dan mencegah potensi-potensi penyelewengan hingga korupsi.

“Irjen kami buat apa, padahal irjen kami itu adalah mata kepala daerah. Kalau nggak mampu mendeteksi, mengungkap apa pungli apa manipulasi anggaran, khususnya perencanaan anggaran, dana hibah, bansos retribusi, pajak, harus sampe KPK turun. Kan sayang hanya gara-gara 10-5 juta kan,” katanya.

Untuk mencegah potensi-potensi penyelewengan tersebut, Tjahjo berpendapat bahwa inspektorat di pemerintahan daerah minimal setara dengan sekretaris daerah (sekda).

“Kalau irjen di bawah sekda, ya gimana dia mau mengontrol SKPD-SKPD. Jadi saya kira ini langkah bagus KPK, fungsi pencegahannya diutamakan,” ujarnya.

Tjahjo menambahkan, “(Pengawasan) lewat irjen, ya harus independen, jangan karena takut karena pimpinannya ini temennya di daerah sehingga KPK sampai turun ke Klaten ke Madiun, lebih baik fokus yang besar, tapi KPK juga komitmen untuk pencegahan,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + 9 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami