HukumNasional

Mendagri Membantah Saksi BPN Sebut 17,5 Juta DPT Tak Wajar

Agus Maksum yang merupakan tim IT BPN membeberkan temuan ada 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 yang memiliki tanggal lahir yang sama.

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo membantah saksi kubu Prabowo-Sandiaga, Agus Muhammad Maksum dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) menyebut ada 17,5 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 tak wajar.

Dirinya mengatakan bahwa Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang diserahkan Kemendagri kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2017 sudah sesuai dan tak ada permasalahan.

“Jadi menurut kami DPT itu clean and clear. Setiap ada pertanyaan dari timses atau partai kan dibuka bersama, semua sepakat,” kata Mendagri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Tjahjo menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan KPU, 187 juta DPT dalam Pemilu 2019 sudah sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga, tidak mungkin adanya DPT ‘siluman’.

“Menurut data kami, yang kami serahkan ke KPU, hasil koordinasi dengan KPU untuk mensinkronkan, mencocokkan DPT itu lewat NIK yang ada di kami clean and clear, dari 187 juta itu aman,” jelasnya.

“Soal ada tanggal lahir yang sama itu kan kesepakatan. Memang kalau enggak orang lupa kan sama saja. Kalau orang gugat itu, kami clean and clear,” sambung Tjahjo.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami