Olahraga

Mengenal Dislokasi Bahu Yang Dialami Salah Di Final Liga Champions

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Sudah kalah, cedera pula. Penyerang Liverpool Mohamed Salah mengalami dislokasi bahu usai terlibat kontak dengan Sergio Ramos, dalam Final Liga Champions yang berakhir dengan kemenangan Real Madrid 3:1.

Salah dilaporkan mengalami shoulder dislocation atau dislokasi bahu ketika mendarat dengan tidak sempurna, usai bertabrakan dengan Ramos. Dikhawatirkan, ia tidak bisa main di Piala Dunia jika ternyata cederanya cukup serius.

Dikutip dari Mayo Clinic, dislokasi bahu terjadi ketika tulang lengan atas keluar dari soket atau dudukan berbentuk cawan, yang merupakan bagian dari tulang belikat. Sekitar 25 persen kasus dislokasi sendi juga disertai dengan keretakan.

Sendi bahu disebut sangat rentan mengalami dislokasi karena termasuk sendi paling aktif dan bisa bergerak ke segala arah. Penyebab paling umum adalah cedera saat olahraga dan terjatuh.

Salah, yang akan membela Mesir dalam Piala Dunia 2018 di Rusia dalam beberapa pekan mendatang, harus menjalani pemeriksaan untuk memastikan seberapa serius cederanya. Dikhawatirkan, ia butuh waktu lama untuk pemulihan sehingga tidak bisa main di Piala Dunia 2018.

“Dislokasi bahu membutuhkan waktu 12-16 pekan untuk sembuh seelah bahu dikembalikan ke tempatnya semula,” tulis National Health Service (NHS) seperti dikutip dari independent.co.uk.

Mantan pemain bertahan Liverpool Jamie Carragher juga pernah mengalami dislokasi bahu di musim 2010/2011 dan harus absen selama 2 bulan karenanya.

[Detik.com]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami