Mengkaji Legal System Untuk Masyarakat Ekonomi ASEAN – Legal Era Indonesia
Internasional

Mengkaji Legal System Untuk Masyarakat Ekonomi ASEAN

Bagikan ke:

ASOSIASI Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia (APPTHI) menjalin kerjasama dengan Cebu University, Philipine dengan mengadakan lokakarya Constructing Compatible Legal System for ASEAN Economic Community yang berlangsung dari tanggl 11-12 Nopember 2015 di Cebu University Philipine.

Kegiatan yang diikuti oleh para anggota APPTHI dan para staf pengajar Sekolah Hukum universitas itu.

Menyusul lagu kebangsaan kedua negara pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor dan Dekan Sekolah Hukum Baldomero Estenzo mengatakan bahwa ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) ditandatangani pada tahun 1992, semua negara anggota ASEAN sepakat untuk mengurangi tarif komersial sampai tingkat 0 pada tahun 2015.

AFTA menjadi pusat kerja sama regional ASEAN, Wilayah ini merupakan wilayah yang memungkinkan pergerakan bebas barang, jasa dan bahan baku. Selama dua hari kita bertukar gagasan dan berbagi pengalaman tentang kerangka hukum terkait dengan perubahan yang berlangsung di komunitas ekonomi ASEAN.

“Para profesor hukum sebagai wakil lembaga kami antusias dalam perjalanan pembelajaran dengan kehangatan persahabatan yang berlangsung dalam acara yang inovatif itu” ujar Dekan Baldomero C. Estenzo dan membuka workshop ini. Sesi pertama menampilkan pembicara dari Cebu UniversityAtty. Steven Yu, CPA dengan topik Doing business in Philippines: an overview.

Steven Yu menginformasikan sarana untuk investasi di Filipina antara lain dengan perusahaan domestik, kantor cabang, kantor perwakilan, kantor pusat kawasan regional, dan kantor pusat operasional regional. Setelah itu Dr. Laksanto memaparkan makalahnya tentang penataan hukum hukum investasi diharapkan mendorong investasi di Indonesia, baik penanaman modal dalam negeri maupun asing. Kebijakan- kebijakan yang dirumuskan haruslah yang mampu membuat Indonesia bersaing dengan negara-negara di ASEAN khususnya, dalam menarik investasi asing. Dr. Laksanto utomo juga memaparkan Penyelesaian sengketa melalui pengadilan (litigasi) adalah suatu pola penyelesaian sengketa yang terjadi antara para pihak. Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Universitas Borobudur Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MM mengatakan bahwa lokakarya ini penting bagi para mahasiswa hukum di Filipina maupun Indonesia.

“Kami memprediksi dengan diberlakukannya ASEAN Economic Community (AEC) akan banyak persoalan menyangkut legal system yang perlu diketahui oleh dosen dan mahasiswa fakultas hukum dari perguruan tinggi di kedua negara,” kata Prof. Santiago yang ikut ambil bagian dalam lokakarya itu Menurut Faisal, dalam pertemuan dan MoU tersebut antara lain dibahas bagaimana kurikulum dan pasar tenaga kerja dalam masyarakat ekonomi ASEAN yang akan berlangsung mulai Desember 2015 ini. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini para dosen dan mahasiswa dari kedua negara akan mendapatkan pengetahuan dan informasi mengenai legal system di masing-masing negara dalam kegiatan ekonomi mendatang.

Isu menarik yaitu persamaan dan perbedaan budaya antar kedua negara yang diadakan pada hari kedua. Memahami budaya Filipina memungkinkan seseorang untuk menyelesaikan konflik, demikian menurut Josh Carol Ventura, Adat istiadat positif orang Pilipina antara lain hubungan kamag-anak (hubungan keluarga) tulungan (tolong menolong), bigayan (saling memberi) bayanihan (gotong royong). Sementara itu Dr. Yanti Fristikawati dari Universitas Atmajaya Jakarta memaparkan resolusi alternatif konflik lingkungan di Indonesia.

Setelah pemaparan dilakukan FGD (Focus Group Discussion) yang berlangsung aktif, karena mendiskusikan perbedaan dan persamaan adat istiadat dan akhirnya mengerucut pada program program yang akan mereka laksanakan di masa mendatang antara lain untuk memperkuat kurikulum, akreditasi, serta pasar kerja bagi alumni hukum. di kawasan ASEAN, rencananya akan dibuat BAR Asociation (organisasi pengacara) sebagai sebagai fasilitas kompetensi bagi mahasiswa hukum. Nantinya akan disiapkan alumni fakultas hukum untuk menjadi lawyer yang andal sebelum terjun ke pasar kerja ASEAN. (LEI)

iklan btn

1 Comment

1 Comment

  1. Legal Era Indonesia

    01/03/2016 at

    Mengkaji Legal system untuk MEA.

Komentar Anda...

To Top