BTN ads
HukumPolitik

Menkeu: Pengampunan Pajak Tidak Melihat Asal Dana

MenkeuJakarta, LEI/Antara РMenteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa kebijakan pengampunan pajak tidak akan melihat sumber dana repatriasi dari WNI di luar negeri, asalkan kewajiban pajaknya terpenuhi.

“Kami tidak melihat sumber dana, yang penting dana yang masuk, halal, haram atau setengah haram, itu harus membayar pajak,” kata Bambang di Jakarta, Rabu.

Bambang mengatakan bahwa pemerintah mengincar tambahan dana untuk penerimaan pajak dari kebijakan tersebut serta repatriasi modal agar dana yang kembali bisa bermanfaat bagi perekonomian nasional. Ia pun memastikan hanya pelanggaran pajak yang diampuni dari kebijakan ini dan sumber repatriasi tersebut tidak menjadi masalah, termasuk apabila ternyata dana ini berasal dari tindak kejahatan.

“Intinya kita tidak menentukan pidananya. Kita hanya terima pembayaran pajaknya. Yang kita ampuni pelanggaran pajaknya,” jelas Bambang Bambang juga memberikan kesempatan kepada para aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait dengan asal dana tersebut, apabila memiliki kecurigaan.

Namun, Bambang menegaskan bahwa para penegak hukum tidak boleh menggunakan data dari kebijakan pengampunan pajak jika ingin mengusut kasus dugaan tindak pidana yang terkait dengan dana repatriasi.

“Kalau uang itu didapat dari pidana lain, silakan dibuktikan. Kami tidak menghalangi. Bisa diproses, tetapi tidak bisa menggunakan data yang ada pada kami,” katanya.

Bambang mengaku sudah melakukan koordinasi dengan para penegak hukum, seperti Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, dan KPK, mengenai keistimewaan dari aturan hukum pengampunan pajak yang bersifat khusus (lex specialis) ini.

“Kita sudah sepakat, kalau terkait dengan pengampunan pajak, kami sudah memberi tahu nanti ada uang sekian dari orang yang nanti mau repatriasi,” ungkapnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close