Internasional

Menteri Senior Israel hingga Presiden Trump Doakan Demonstran Anti-Pemerintah Iran Sukses

BTN iklan

TEL AVIV, Lei – Seorang menteri senior Israel mengungkapkan harapannya agar para pemrotes Iran berhasil atau sukses dalam menjalankan aksinya. Harapan ini dilontarkan usai Israel membantah telah terlibat tidak terlibat dalam urusan internal Teheran atau pun terlibat dalam mengorganisir oposisi terhadap rezim yang berkuasa saat ini.

Doa dan dukungan itu disampaikan oleh Menteri Intelijen Yisrael Katz dalam sebuah wawancara radio pada Senin 1 Januari 2018. Untuk diketahui, Israel telah lama memandang Iran sebagai ancaman keamanan terbesarnya. Hal ini lantaran adanya pengembangan program nuklir yang dilakukan Teheran.

Selain itu, dukungan Iran terhadap gerilyawan Islam di Lebanon dan wilayah Palestina juga cukup mengganggu bagi Israel. “Saya hanya bisa berharap kesuksesan bagi rakyat Iran dalam perjuangan untuk kebebasan dan demokrasi,” ujar Katz.

Sementara itu, dari pihak Iran sendiri, mereka juga telah lama menuding Amerika Serikat (AS), Israel dan Inggris telah mencampuri urusan dalam negerinya dan bekerja untuk menggulingkan pemerintah yang berkuasa. Aksi demonstrasi di Iran sendiri saat ini terhitung sudah berlangsung selama lima hari lamanya dan terus meluas ke berbagai wilayah.

Selain Israel, pihak lain yang terang-terangan mendukung demosntras anti Pemerintah Iran adalah Negeri Paman Sam. Sebagaimana disitat dari The New Arab, Selasa (2/1/2018), Presiden AS, Donald Trump menyatakan, bahwa saat ini adalah saatnya untuk ‘perubahan’ di Iran karena warga di sana telah lama ‘lapar’ untuk mendapatkan kebebasan.

Sejak aksi demonstrasi mencuat, Presiden Donald Trump memang kerap vokal atas peristiwa tersebut dan menyampaikan pendapatnya melalui Twitter resminya. Namun, Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan jika tidak seharusnya dan bukan tempatnya Presiden Trump untuk ikut berkomentar.

Sebagaimana diberitakan, gelombang demonstrasi anti-pemerintah di Iran awalnya merupakan bentuk kekecewaan atas kesulitan ekonomi dan dugaan korupsi, paling serius sejak pergolakan beberapa bulan pada 2009 yang terjadi setelah terpilihnya kembali Presiden waktu itu, Mahmoud Ahmadinejad.

Namun aksi demo tersebut berlanjut menjadi desakan agar meminta Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengundurkan diri. Sedikitnya 12 orang meninggal dunia dalam demosntrasi yang telah berlangsung selama lima hari lamanya. Aksi demonstrasi kali ini merupakan tantangan paling berani yang dilakukan warga Iran terhadap pemimpin mereka selama bertahun-tahun.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close