Nasional

Menurut Mendagri, Hal Ini yang Harus Ada Agar Perbatasan Bisa Jadi Etalase Negara

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – “Sampai saat ini, masih sering timbul persoalan di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara lain,” kata Tjahjo Kumolo di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. Maka dari itu, wilayah perbatasan harus dijadikan etalase negara.

Demi mewujudkan etalase negara di wilayah perbatasan tersebut, menurut Mendagri perlu adanya penerapan manajemen terpadu pada pengelolaan wilayah perbatasan. Pemerintah perlu menerapkan manajemen terpadu dengan menerbitkan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan wilayah perbatasan guna mengoptimalkan pengawasan di kawasan lintas batas.

Dengan penerbitan SOP ini, maka bisa menghilangkan kegiatan-kegiatan ilegal seperti, illegal fishing, illegal loging, human trafficking, dan tindak terorisme.

“Dukungan sarana dan prasarana teknologi pengawasaan juga penting untuk ditingkatkan,” katanya.

Mendagri menambahkan bahwa dengan diterapkannya manajemen terpadu, wilayah perbatasan tidak lagi hanya menjadi daerah yang tempat tinggal dan berkehidupan saja bagi warga negara, tetapi menjadi salah satu daerah penggerak ekonomi bagi negara tetangga.

Ketergantungan pada kebutuhan pokok masyarakat di daerah perbatasan terhadap negara tetangga yang cukup tinggi, menurut Tjahjo, juga dapat dihilangkan.

Tjahjo juga mengingatkan agar Pemerintah terus memperhatikan wilayah perbatasan sebagai wilayah terdepan yang merupakan etalase negara terhadap negara tetangga.

“Seluruh pemangku kepentingan harus mengubah paradigma terhadap pengelolaan perbatasan,” katanya.

Menurut dia, kalau paradigma lama, memandang perbatasan negara hanya sebagai wilayah perbatasan yang harus dijaga secara militeristik. Maka, saat ini paradigma tersebut harus diubah.

Dengan paradigma baru, wilayah perbatasan harus dilihat sebagai entitas yang memiliki elemen kedaulatan dan penduduk yang harus dilindungi secara utuh.

Mendagri mengatakan bahwa arah kebijakan Pemerintah dalam mengelola wilayah perbatasan sudah sesuai dengan nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). [okezone]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami