Ads

Merapi Mulai Aktif kembali, Warga dilereng mulai di ungsikan

BTN iklan

LEI, Yogyakarta- Warga Dusun Karangtengah Lor, Desa Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mulai diungsikan pada Minggu (8/11/2020). Mereka dipindahkan sementara dari tempat tinggalnya karena Dusun Karangtengah Lor masuk dalam daerah bahaya erupsi Gunung Merapi. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana mengatakan, pengungsian dilakukan pada Minggu karena menunggu barak penampungan selesai disiapkan. “Nanti setelah siap mulai minggu mulai dievakuasi ke tempat itu termasuk dengan ternaknya, kita siapkan terpal-terpal dan sebagainya,” kata Biwara saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (6/11/2020).

Biwara juga menyebut, karena wabah virus corona masih merebak, lokasi pengungsian hanya diisi separuh dari kapasitasnya sehingga protokol kesehatan dapat diterapkan. “Normal kapasitas 300-an, karena Covid nanti setengahnya,” imbuh Biwara. Berdasarkan catatan BPBD DIY, di Karangtengah Lor ada 500 warga, sebanyak 150 di antaranya masuk dalam kelompok rentan. “Kategori rentan itu lansia, anak-anak, ibu hamil, dan juga difabel,” kata dia. Berhubung masih dalam masa pandemi, BPBD DIY sedang menggodog kemungkinan adanya layanan untuk rapid test di barak pengungsian. “Kalau perlu untuk cegah (penyebaran) di tempat pengungsian akan ditempatkan (petugas),” kata dia.

 

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan dua barak pengungsian setelah status Gunung Merapi ditingkatkan ke level III (siaga). Barak pengungsian itu berlokasi di Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo dan Dusun Gayam, Desa Argomulyo. Keduanya ada dalam Kapanewon Cangkringan. “Insyaallah sudah siap semua, air sudah mengalir,” kata Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswoyo, di barak pengungsian Kalitengah Lor, Kamis (5/11/2020).

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami