Internasional

Militan Yaman Serang Saudi, JK: Kalau Tidak Mau Diserang, Jangan Serang Orang

BTN iklan

JAKARTA (LEI) – Peluru kendali (rudal) kembali meluncur dari wilayah Yaman menuju Arab Saudi. Beruntung, otoritas pertahanan Arab Saudi mampu menembak jatuh rudal yang diluncurkan oleh kelompok militan Houthi tersebut.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, menganggap serangan tersebut adalah risiko dari perang antara kedua negara. Pria yang akrab disapa Pak JK itu mengatakan jika tidak mau diserang lebih baik tidak usah berperang.

“Namanya perang, bukan serangan Yaman ke Saudi, Saudi lebih dulu ke Yaman, jadi namanya perang ya saling berbalas,” ujar JK kepada awak media di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

“Itu risiko perang. Kalau Anda tidak mau diserang, jangan serang orang,” imbuh pria asal Sulawesi Selatan itu.

JK memastikan bahwa tidak ada lagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah-wilayah konflik. Sebab, sebagian besar WNI di wilayah konflik sudah berhasil diungsikan.

“Boleh dikatakan dulu kan sudah diungsikan WNI.Itu hampir semuanya sebagian besar di wilayah perang tidak ada lagi orang Indonesia, terkecuali di daerah-daerah yang aman,” tukas Wapres JK.

Sebagaimana diberitakan, tiga rudal Houthi ditembak jatuh di timur laut Riyadh beberapa saat menjelang Minggu 25 Maret tengah malam waktu setempat. Sementara empat rudal lainnya ditembakkan di Kota Najran, Jizan dan Khamis Mushait di selatan Arab Saudi.

Serangan tersebut merupakan serangan rudal ketiga dalam lima bulan yang mengarah ke Riyadh. Houthi menunjukkan bahwa rudal mereka memiliki kemampuan untuk menjangkau ibu kota Arab Saudi itu.

Konflik di Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang dan membuat lebih dari 2 juta orang terlantar. Konflik itu telah menyebabkan krisis kemanusiaan di Yaman yang negara termiskin di Semenanjung Arab di mana saat ini Hhampir 1 juta orang telah terinfeksi kolera. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close