Internasional

Militer Uganda Kerahjan Dokter Di RS Selama Pemogokan Dokter

BTN iklan

Kampala, Uganda, (Lei) – Militer Uganda telah mengerahkan dokter medisnya di rumah sakit publik sementara pemogokan oleh dokter sipil memasuki pekan kedua, sehingga terjadi kemacetan sistem kesehatan masyarakat.

Richard Karemire, Juru Bicara Militer Uganda, pada Kamsi (16/11) mengatakan kepada Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi– bahwa Presiden Uganda Yoweri Museveni telah memerintahkan militer agar bertindak dan menyediakan layanan darurat.

“Para dokter militer sejak dulu selalu mendukung dalam penyediaan layanan kepada warga sipil. Sekali ini mereka meningkatkan pengiriman pandangan yang sama mengenai pemogokan,” kata Karemire.

Pengerahan tersebut dilakukan setelah pembicaraan antara sub-komite Kabinet dan para dokter yang bernaung di bawah organisasi payung mereka Perhimpunan Medis Uganda (UMA) membentur kebuntuan.

“Saya memberitahu presiden bahwa saya memerlukan dukungan. Ia memberi wewenang bagi permintaan untuk mengerahkan dokter militer menangani pasien,” kata Rutch Aceng, Menteri Kesehatan.

Ekwaro Obuku, Presiden UMA, mengatakan kepada Xinhua bahwa instruksi untuk mengerahkan dokter militer itu adalah strategi jangka-pendek.

“Strategi itu bersifat mengalihkan dan tak berkesinambungan. Pemerintah perlu menangani masalah ini dan keprihatinan yang kami sampaikan. Dokter militer akan gagal ketika mereka kekurangan keperluan dasar, perlengkapan, alat medis dan obat,” kata Obuku.

Para dokter menuntut kenaikan gaji dan peningkatan kondisi kerja.

David Bahati, Menteri Negara Urusan Keuangan, dan anggota komite tersebut mengatakan kepada para dokter bahwa pemerintah sedang menunggu untuk menerima Laporan Komite Kajian Gaji agar bisa secara menyeluruh menangani masalah gaji dan insentif di negeri itu.

“Kami mengetahui masalah dan keprihatinan kalian. Semuanya sah. Kami telah memperlihatkan kepada kalian bahwa akan lebih baik buat kita untuk memiliki waktu guna menangani masalah ini secara bertahap,” kata Bahati.

“Kami perlu menangani masalah gaji dan insentif selamanya dan bergerak maju. Ini adalah posisi pemerintah. Kami menyeru anda semua agar kembali bekerja,” katanya.

Para dokter dijadwalkan bertemu dengan Museveni pada Jumat di Wisma Negara guna menyelesaikan kebuntuan itu. (Antara/Xinhua-OANA)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

  1. Hello there,

    My name is George and I’d like to know if you would have some interest to have your website here at legaleraindonesia.com promoted as a resource on our blog georgemartjr.com ?

    We are updating our broken link resources to include current and up to date resources for our readers. Our resource links are manually approved allowing us to mark a link as a do-follow link as well
    .
    If you may be interested please in being included as a resource on our blog, please let me know.

    Thanks,
    George

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami