Finansial

Minna Padi Akan Ambil Saham Bank Muamalat, OJK Tunggu Laporannya

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Hari ini, Kamis (28/9) PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian pengambilan saham Bank Muamalat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengatakan bahwa sebuah korporasi melakukan aksi adalah untuk memperbesar size usaha, itu sudah biasa.

“Bukan caplok Muamalat, perusahaan itu (Muamalat) melakukan aksi korporasi biasa untuk besarkan perusahaan. Untuk itu kan perlu modal besar, tapi kita tunggu karena belum dilaporkan ke OJK,” ujar Heru di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Heru menjelaskan, untuk perusahaan yang mengambil saham bank tersebut harus dilihat kemampuannya. “Jadi nanti orang-orangnya dan sustainability nya bagaimana sumber keuangannya seperti apa. Kami juga butuh waktu ya untuk mempelajari,” ujar dia.

Informasi tambahan, PADI hari ini mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian pengambilan saham dalam Bank Muamalat. PADI sendiri akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam rangka penerbitan saham baru melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.

Adapun nilai transaksi untuk akuisisi melalui proses HMETD itu sebesar Rp 4,5 triliun. Sementara jumlah saham Bank Muamalat yang akan dimiliki oleh PADI sekurang-kurangnya 51% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor oleh Bank Muamalat. PADI sendiri tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank Muamalat. [detikcom]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close