Hukum

Miryam Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK

BTN iklan

Jakarta, LEI – Mantan Anggota Komisi II DPR RI, Miryam S Haryani, kembali tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan memeriksanya sebagai tersangka kasus pemberian keterangan palsu dalam sidang perkara korupsi e-KTP.

Kuasa hukum tersangka Miryam, Aga Khan, di KPK, Jakarta, Selasa (18/4), mengatakan, sudah memberikan surat keterangan sakit kepada penyidik KPK. “Saya bawa keterangan sakit dari RS Pondok Indah, mungkin istirahat kalau enggak salah,” ujarnya.

Namun Aga mengaku tidak mengetahui apakah kliennya itu harus menjalani rawat inap atau tidak, karena belum sempat bertemu dengan dia dan hanya mendapat surat keterangan sakit.

“Kebetulan saya belum ketemu saya beliau ya. Tadi saya cuma dapat surat dari kantornya, salah satu staf yang mengirimkan surat,” kata Aga.

Menurutnya, Miryam hanya kecapekan. “Kecapekan kemarin pas Paskah. Seminggu lalu ada kerja buat Paskah dan sudah minta izin KPK. Tapi saya mohon KPK berikan izin kedua kali karena beliau dalam keadaan sakit,” katanya.

Aga melanjutkan, selain menyerahkan surat sakit kliennya, ia juga melakukan koordinasi dengan penyidik KPK dan memastikan kliennya akan menghadiri panggilan berikutnya.

“Saya pastikan datang karena sudah komitmen dengan penyidik dan masa panggilan sudah habis sesuai KUHAP kan. Datang lah, enggak bisa enggak datang, presiden saja harus datang kan,” ujarnya.

Soal upaya paksa yang akan dilakukan, Aga meminta KPK agar menghormati hak kliennya. “Silakan KPK kan punya hak [hadirkan paksa], tapi kami punya HAM juga, kita sama-sama punya hak, tolong dihargai. Saya datang ke sini karena klien saya punya itikad baik,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close