Liputan

MUI Sepenuhnya Dukung Obat Covid Temuan Anak Negeri

BTN iklan

Jakarta, LEI – dalam rangka memperingati 75 tahun Indonesia merdeka, Majelis Ulama (MUI) mendukung sepenuhnya, atas penemuan obat covid 19 yang diprakarsai atau diteliti oleh anak bangsa sendiri. Atas penemuan itu, pemerintah diharapkan terus memberikan bantuan dana riset, dan tim asistensi agar obat itu dapat diproduksi di dalam negeri yang pada akhirnya tidak tergantung impor.
Sudah saatnya bangsa Indonesia punya kemandirian, termasuk dalam memproduksi obat dan vaksin covd 19 agar tidak selalu ketergantungan dengan produk impor seperti dari AS, Eropa dan China, kata Sekjen MUI, Dr. Anwar Abbas, kepada LEI di Jakarta, Minggu.
Menurutnya, selama ini banyak impor obat-obatan dan vaksin impor. Oleh karenanya, penemuan produk itu, kata Anwar Abbas yang biasa dipanggil Buya, perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak.
Obat atau vaksin itu, katanya, dipraksai oleh Universitas Airlangga (UNAIR), tim dari Badan Inteljen Negara ( BIN), TNI AD dan BPOM, dimana saat ini sedang menunggu ijin produksi dan edar.
” Ini jelas merupakan sebuah prestasi yang sangat-sangat menggembirakan dan membanggakan. Kita gembira karena dengan demikian bangsa kita insya Allah akan dapat dengan cepat mengatasi krisis kesehatan covid-19 yang benar-benar telah mengganggu ketentraman hidup dalam 5 bulan terakhir,” katanya.
Ditambahkan, penemuna itu diharapkan di samping akan dapat menciptakan ketenangan di kalangan masyarakat dia juga diharapkan akan dapat membawa bangsa ini untuk bisa cepat keluar dari krisis ekonomi yang kita hadapi saat ini karena dengan sudah ditemukannya obat covid-19, masyarakat tentu sudah akan bisa kembali bekerja dan beraktifitas seperti semula sehingga dengan demikian roda perekonomian nasional kembali dapat berputar dan menggeliat seperti semula.

Kado Ultah

Penemuan yang disampaikan menjelang hari ulang tahun bangsa Indonesia, juga bagian “kado” dari Allah Swt, karena dialah yang memberi jalan kemudahan dalam bekerja, meneliti hingga penemuan itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang lebih luas.
Di samping itu temuan ini tentu juga akan membanggakan kita karena ternyata anak bangsa ini juga hebat-hebat karena mereka sudah bisa menemukan obat covid-19 yang sangat di nanti-nanti oleh dunia. Apalagi penemuan ini merupakan penemuan yang pertama di dunia. Hal ini tentu jelas akan menggembirakan dan membanggakan hati kita sebagai bangsa.
Oleh karena itu kalau ini benar maka pemerintah harus mendukung penuh temuan anak bangsa ini dengan memberikan izin produksi dan izin edar secepatnya untuk dapat dipergunakan bagi mengobati dan melindungi seluruh anak bangsa yang jumlahnya 267 juta saat ini. Bahkan di samping itu obat covid-19 ini juga bisa kita pasarkan secepatnya ke negara-negara lain yang membutuhkan sehingga dengan kehadiran obat ini kita harapkan selain dapat membantu menyehatkan dan menyelamatkan jiwa dari para penderitanya dia juga akan dapat mendatangkan keuntungan finansial dan akan bisa mengangkat harkat dan martabat kita sebagai bangsa di mata dunia dan hal ini tentu jelas sangat-sangat kita harapkan.
Sebelumnya, – Rektor Universitas Airlangga M. Nasih meminta semua pihak mendukung agar obat kombinasi Covid-19 temuan tim gabungan Unair, Badan Intelijen Negara, TNI AD, dan BPOM bisa segera mendapatkan izin produksi dan izin edar.
Ia mengklaim obat ini bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia, katanya yang dikutip media online nasional. Nasih menjelaskan, meski obat ini berasal dari kombinasi berbagai macam obat, namun BPOM menganggapnya sebagai sesuatu yang baru. “Tentu karena ini akan menjadi obat baru maka diharapkan ini akan menjadi obat Covid-19 pertama di dunia,” katanya dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2020.

**ty.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami