InternasionalLiputan

Najib Razak Kembali diperiksa Kasus Korupsi

BTN iklan

Malaysia (Lei) – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diperiksa selama empat jam oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (Suruhan Jaya Pencegahan Rasuah Malaysia/SPRM/KPK Malaysia) terkait penyalahgunaan dana investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Selasa (22/5). Kepala KPK Malaysia Mohd Shukri Abdull menyatakan hanya perlu satu dua saksi lagi untuk menyelesaikan seluruh ceritanya.

KPK Malaysia memanggil Najib untuk diperiksa terkait dugaan transfer uang ke rekening pribadinya dari SRC Internasional, bekas anak perusahaan 1MDB.

Dalam konferensi pers Shukri menyatakan aparat punya bukti keterlibatan Najib dalam dugaan skandal 1MDB. Namun dia tidak menjelaskan secara rinci.Ketua KPK Malaysia itu menyatakan pemeriksaan Najib merupakan proses penyelidikan dan bukan untuk menangkap mantan perdana menteri tersebut. Dia menolak menjelaskan apa saja yang dikatakan Najib dalam pemeriksaan.

“Saat kami mendapat satu dua saksi penting, Anda akan dapat ceritanya,” kata Shukri, Selasa (22/5).

Pemeriksaan tersebut merupakan pertama kalinya sejak Perdana Menteri Mahathir Mohamad memerintahkan penyelidikan terhadap dugaan skandal pada dana investasi Malaysia 1MDB. Lembaga yang dibentuk Najib pada 2009 itu diduga disalahgunakan.

Dugaan penyalahgunaan dana pertama kali mencuat pada 2015 lalu. The Wall Street Journal mengungkap bahwa penyelidik Malaysia mendapati dana simpanan 1MDB sebesar US$700 juta (sekitar Rp 10 triliun) masuk ke rekening Najib. Eks PM Malaysia itu berkelit tak melakukan kesalahan dan menyebut dana tersebut sebagai sumbangan pribadi seorang pangeran dari keluarga Kerajaan Arab Saudi.Pemeriksaan Najib berlangsung sekitar empat jam. Tiba sekitar pukul 9.45 waktu setempat di kantor SPRM, Najib mengenakan jaket warna biru. Dia baru meninggalkan kantor tersebut sekitar pukul 15 waktu setempat. Najib menyatakan dia ditanyai secara detail mulai pukul 10 hingga 14.15 dengan jeda istirahat 30 menit. Dia mengaku akan diperiksa lagi pada Kamis besok.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami