Hukum

Najwa Shihab : Masyarakat Bisa Menilai ‘Papa’ Seperti Apa

BTN iklan

JAKARTA/Lei – Sidang lanjutan kasus E-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, pada Rabu, 13 Desember siang, sempat diskors lantaran Ketua Umum Partai Golkar nonaktif itu membisu saat ditanya hakim ketua.Image result for najwa shihab

Drama membisunya Setya Novanto di pengadilan membuat masyarakat geregatan dan kesal karena selalu ada drama yang terjadi untuk menghambat jalannya proses hukum.

Melihat sikap masyarakat seperti itu, Najwa Shihab menganggap wajar. Menurutnya apa yang ditunjukkan Setya Novanto disaksikan langsung oleh publik.

“Menurut saya, karena itu sidang terbuka masyarakat bisa melihat, jadi apa pun opini dan pendapat yang berkembang itu sesuatu yang tidak bisa dihindari,” ujar Najwa Shihab, di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Desember 2017.

“Ada yang menilai itu upaya mempersulit persidangan, atau justru beranggapan malah akan mempersulit terdakwa,” tambah Najwa Shihab.

Sebelum sidang diskors, sempat ada perdebatan yang mengarah bahwa terdakwa melakukan kebohongan dengan berpura-pura sakit.

“Menarik ketika pak Setya Novanto mengaku diare dan 20 kali ke kamar kecil tapi ternyata kata petugas hanya 2 kali,” tutur Najwa Shihab.

Masyarakat menyimpulkan sendiri apa yang didengar dan dilihat secara langsung. Pemandu acara Mata Najwa itu pun tidak menyalahkan masyarakat yang punya pemikiran negatif kepada Setya Novanto.

“Saya tidak menyalahkan masyarakat yang memiliki pandangan yang cenderung negatif atas sidang kemarin. Karena mau tidak mau itu yang terlihat,” tutup Najwa Shihab.

Sumber : Tempo.co

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami