Opini

Nasib Gojek ditengah PSBB gelombang 2

BTN iklan

LEI, Jakarta– Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) menilai bisnis ride hailing merupakan bisnis jangka pendek yang akan tergantikan oleh teknologi baru dan perubahan perilaku masyarakat.
Menurut Ketua Atsindo Handito Joewono, bisnis transportasi online bukanlah bisnis yang tahan lama di Tanah Air

Hal itu disebabkan karena perubahan perilaku masyarakat, peningkatan taraf hidup masyarakat dan lahirnya teknologi baru, yang bakal membuat bisnis transportasi daring ditinggalkan oleh masyarakat

Merujuk pada kondisi di luar negeri, Handito melihat hanya sedikit orang yang menjadikan kendaraan motor atau ojek sebagai transportasi umum menuju tempat tertentu
Orang cenderung membeli motor sendiri atau naik angkutan transportasi umum roda empat, yang makin lama makin nyaman

ÔÇťApakah ride hailing ini punya harapan? Dari dahulu saya melihat ini sebenarnya hanya case. Itu bukan bisnis yang bisa dibesarkan, itu bisnis musiman, namun panjang jangka waktunya,” kata dia

Handito menuding bahwa Gojek juga menyadari masa depan bisnis ride hailing tersebut sehingga Gojek menggembangkan layanan transportasi daring pengangkut orang menjadi pengangkut dan pengantar barang

Gojek juga dinilai terus melakukan ekspansi bisnis dari suntikan modal yang diterimanya dengan mengembangkan layanan yang dekat dengan masyarakat seperti Go Life, namun layanan tersebut harus dihapus karena pandemi Covid-19.

Kontributor : Dwitya Yonathan Nugraharditama

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami