Liputan

Nazaruddin Didapuk Sebagai Jusctice Collaborator dianggap Blunder KPK ?

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Masinton Pasaribu, Anggota Komisi III DPR RI menuturkan bahwa Mohammad Nazaruddin yang ditunjuk sebagai justice collaborator merupakan sebuah blunder oleh KPK. Karena Nazaruddin diduga menjadi otak sejumlah dugaan korupsi di ratusan proyek pemerintah.

Proyek-proyek tersebut dipegang oleh Permai Grup, kelompok usaha yang didirikan Nazaruddin. Masinton mengatakan dengan ditunjuknya Nazaruddin sebagai justice collaborator, KPK sudah melanggar Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) nomor 4 Tahun 2011 yang mengatur tentang Perlakuan bagi Pelapor Tindak Pidana dan Saksi Pelaku yang Bekerja Sama di dalam Perkara Tindak Pidana Tertentu.

“Pemberian JC oleh KPK ke Nazarudin itu menyalahi surat edaran MA. Dari ratusan proyek yang menyeret Nazar, cuma satu diproses, anehnya diberi JC pula,” kata Masinton.

Menurutnya setelah divonis dalam kasus Wisma Atlet, Nazaruddin malah sering mendapat remisi yang mungkin diperoleh dari statusnya sebagai JC.

“Jadi yang seharusnya menjadi JC itu pelaku minoritas untuk mengungkap pelaku mayoritas. Kenapa ini justru pelaku mayoritas yang dijadikan JC,” ungkapnya.

Karena itu Masinton meminta agar status JC Nazaruddin segera dicabut. Supaya KPK tidak menjadi bulan-bulanan publik lagi dan bisa mengungkap kasus-kasus yang melibatkan Nazaruddin dengan lebih maksimal.

KPK sendiri pernah menyatakan bahwa Nazaruddin melalui grup Permai terlibat pada sekitar 163 proyek pemerintah.

Nilai kerugian negaranya mencapai triliunan rupiah. Salah contohnya proyek Hambalang, Bogor yang merugikan negara lebih dari Rp 706 miliar.

Peneliti ICW Tama S Langkun pernah mengatakan bahwa penunjukan Nazaruddin sebagai JC tidak pada semua kasus yang melibatkan dirinya. Melainkan hanya pada kasus di mana dia sebagai pelaku minoritas.

“Jadi tidak bisa dipukul rata dia sebagai JC, harus dipilah-pilah,” katanya [jawapos]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami