Hukum

Novanto Jalani Pemeriksaan Perdana Tersangka Korupsi e-KTP

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP pada Minggu malam (19/11). Penyidik langsung memeriksa Novanto usai membawanya dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Febri Dinsyah, Juru Bicara KPK, kepada wartawan, Senin dinihari (20/11/2014).

Pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan perdana Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP setelah ditetapkan kembali sebagai pesakitan dalam kasus yang merugikan keuangan negara sejumlah Rp 2,3 trilyun ini.

Setibanya di gedung KPK sekitar pukul 23.40 WIB, penyidik membawa Novanto yang sudah mengenakan rompi oranye atau tahanan ke ruang pemeriksaan untuk dimintai keterangan.

Novanto sendiri akhirnya dipindahkan dari RSCM Jakarta setelah tim dokter dari rumah sakit tersebut juga dari tim Iktan Dokter Indonesia (IDI) yang memberikan second opinion memberikan kesimpulan tentang kondisi Novanto.

Ketua umum Partai Golkar itu menjalani perwatan di RSCM setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Novanto dikemudikan Hilam, wartawan Metrotv menabrang tiang listrik di wilayah Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Novanto kemudian dibawa ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau lalu dipindahkan oleh KPK ke RSCM. KPK juga meminta second opinion kepada IDI tentang kondisi kesehatn Novanto.

“Mengapa KPK memberi rujukan ke RSCM dan bekerja sama dengan IDI, agar eksaminasi kesehatan bapak SN itu biar bisa lebih obyektif dan tentunya, RSCM rumah sakit rujukan utama di Jakarta, sehingga kami memilih RSCM untuk melakukan penilaian atas kesehatan beliau,”
katanya.

Tim dokter RSCM dan tim dokter dari IDI dalam konferensi persnya masing-masing telah menyampaikan hasil pemeriksaannya terhadap Novanto kepada KPK. Direktur Utama (Dirut) RSCM, Soejono, menyampaikan, bahwa Novanto tidak lagi memerlukan rawat inap.

KPK sebelumnya telah mengeluarkan surat penahanan terhadap Novanto. ‎Namun penahanan Novanto sempat dibantarkan beberapa hari karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kini, dengan pemberhentian pembantaran penahanan tersebut maka Novanto selanjutnya akan menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK untuk 20 hari pertama.‎

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami