Hukum

Nyono Suharli dan Inna Silestyowati Ditahan Beda Rutan

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menahan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Jombang Inna Silestyowati sebagai tersangka kasus suap jabatan.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, nantinya kedua tersangka itu akan ditahan 20 hari pertama di rutan yang berbeda. “Nyono Suharli Wihandoko akan ditahan di Rutan Guntur Pomdam Jaya,” ujar Febri kepada wartawan, Minggu (4/2/2018).

Sementara, Inna Silestyowati akan ditahan di Rutan K4 Gedung Merah Putih KPK. “Kalo IS di tahan Rutan K4 gedung Merah Putih KPK,” kata Febri.

Sebelumnya kedua tersangka yaitu Nyono Suharli Wihandoko dan Inna Silestyowati keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi menggunakan rompi tahan berwarna orange setelah sebelumnya keduanya menjalani pemeriksaan.

Sekadar diketahui, KPK resmi mentapkan Nyono Suharli Wihandoko (NSW) Bupati Jombang dan Inna Silestyowati Kadis Kesehatan Kabupaten Jombang sebagai tersangka suap demi mengamankan jabatan.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Laode M Syarif menjelaskan, Setelah memeriksa 1×24 jam, dilanjutkan gelar perkara. Disimpulan terdapat tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah kepada bupati Jombang terkait pengisian jabatan di kabupaten Jombang.

“KPK meningkatkan status penyelidikan dan menetapkan dua tersangka, yaitu yang diduga sebagai pemberi IS dan penerima NSW,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Minggu (4/2/2018).

Laode menjelaskan, Inna memberikan uang kepada Nyono agar diangkat nantinya diangkat Kepala Dinas Kesehatan.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami