Liputan

OJK Berupaya Mengembangkan LAPS

BTN iklan

Jakarta, LEI/Antara – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya menumbuhkembangkan peran dan fungsi penyelesaian sengketa oleh Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) dengan menyelenggarakan lokakarya pengembangan sistem perlindungan konsumen.

Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK, Anto Prabowo, di Gedung OJK, Jakarta, Selasa, mengatakan latar belakang penyelenggaraan lokakarya tersebut adalah mengembangkan sistem perlindungan konsumen yang di dalamnya mengandung beberapa hal seperti penyusunan peraturan, penerapan peraturan, dan penyediaan infrastruktur penyelesaian sengketa.

“Harapannya lokakarya tersebut dapat meyakinkan masyarakat bahwa LAPS dan OJK bisa melayani konsumen yang mengalami sengketa dengan pelaku jasa keuangan,” kata dia.

Anto juga mengatakan lokakarya tersebut juga akan membahas kemungkinan LAPS di Indonesia ke depan dapat bergabung menjadi satu agar penyelesaian sengketanya menjadi tidak sektoral.

Lokakarya bertajuk “Workshop on Alternative Dispute Resolution Institution in Financial Services Sector” akan digelar Kamis (11/8) dengan mengundang sejumlah lembaga penyelesaian sengketa asing.

Dalam lokakarya tersebut, OJK mendorong LAPS dengan pengawasan agar sesuai prinsip independensi, berkeadilan, dan aksesibilitas menjangkau seluruh masyarakat.

“Contohnya, kalau ada konsumen di luar kota dan tidak ada kantor cabang lembaga penyelesaian sengketa di sama, OJK akan memfasilitasi dengan menyediakan tempat sekaligus pula mendidik tenaga mediator. Kami ke depan juga akan membantu program sosialisasi ke masyarakat,” tutur Anto.

LAPS adalah lembaga yang melakukan penyelesaian sengketa di sektor jasa keuangan. OJK telah memperbaharui daftar LAPS di sektor jasa keuangan berdasarkan keputusan Nomor KEP-1/D.07/2016 tanggal 21 Januari 2016.

Daftar LAPS tersebut antara lain Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI), Badan Arbitrase dan Mediasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (BAMPPI), Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI), Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI), Badan Mediasi Dana Pensiun (BMDP), dan Badan Mediasi Pembiayaan dan Pegadaian Indonesia (BMPPI).

OJK memiliki sistem bahwa setiap sengketa harus diselesaikan dahulu dengan lembaga jasa keuangan (“internal dispute resolution”). “OJK mengatur agar mereka punya unit penanganan pengaduan dan melaporkan ke OJK setiap tiga bulan,” ujar Anto.

Apabila tahapan tersebut belum mampu menyelesaikan sengketa, konsumen dapat mengadu ke OJK atau langsung ke LAPS.

“OJK bukan menyelesaikan sengketa tapi memfasilitasi penanganan pengaduan. Kalau tetap tidak puas, konsumen bisa ke LAPS untuk arbitrase, mediasi, dan ajudikasi. LAPS sifatnya final dan mengikat, khususnya kepada penyedia jasa keuangan,” ucap Anto.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

15 Komentar

  1. Unquestionably consider that which you stated. Your favorite reason seemed to be on the internet the simplest factor to understand of.
    I say to you, I certainly get irked at the same time as people think about issues that they just do not recognise about.
    You controlled to hit the nail upon the highest and also outlined out the entire thing with no need side effect ,
    other folks can take a signal. Will likely be back to get more.

    Thanks

  2. hi!,I really like your writing very so much!
    percentage we communicate more approximately your post on AOL?
    I require an expert on this house to unravel my problem. May be that is you!
    Looking ahead to look you.

  3. Hey exceptional website! Does running a blog such
    as this require a lot of work? I have virtually no understanding of
    computer programming but I was hoping to start my own blog soon. Anyway, should you have any ideas or
    techniques for new blog owners please share.

    I know this is off topic but I simply had to ask. Many thanks!

  4. Hey just wanted to give you a quick heads up. The text in your post seem to be running off the screen in Opera.
    I’m not sure if this is a format issue or something to do with browser compatibility but I thought I’d
    post to let you know. The style and design look great though!

    Hope you get the issue fixed soon. Thanks

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami