Internasional

Organisasi Dokter Terbesar di AS Anggap Parlemen Tak Serius Tekan Penggunaan Senjata oleh Warga

BTN iklan

CHICAGO (LEI) – American Medical Association kecewa dengan ketidakseriusan anggota parlemen terhadap penggunaan senjata oleh warga sipil.

Pada pertemuan tahunan yang berlangsung di Chichago, AS, organisasi dokter terbesar di Amerika, itu menganggap bahwa kekerasan senjata oleh masyarakat sama seriusnya dengan penyakit menular yang mematikan.

Pernyataan itu berlatar belakang dengan banyaknya penembakan yang terjadi di sekolah bahkan kekerasan di jalanan dan masalah bunuh diri yang semakin meningkat di AS.

 Foto/AFP

“Kami sebagai dokter adalah saksi di mana manusia menjadi korban dari penyakit ini,” kata Dr. Megan Ranney, seorang spesialis pengobatan di Brown University,mengutip VOA, Senin (18/6/2018).

Para delegasi AMA membuat pernyataan sebagai berikut;

– Mendukung undang-undang bahwa setiap pemilik senjata api membutuhkan lisensi dan kursus keselamatan serta senjata harus sudah terdaftar.

– Mengharapkan agar ada undang-undang yang menyatakan bahwa setiap orang yang ingin melakukan bunuh diri atau mereka yang telah mengancam dengan senjata api, pengadilan bisa memberikan perintah kepada penegak hukum untuk secara paksa mengambil senjata api dari orang tersebut.

– Mendorong pelatihan yang lebih baik untuk dokter dalam mengenali pasien yang berisiko bunuh diri.

– Menekankan agar undang-undang mencegah pembelian atau kepemilikan senjata oleh orang-orang yang telah dinyatakan bersalah atas kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Banyak anggota AMA adalah pemilik senjata api, termasuk seorang dokter dari Montana yang mengatakan kepada koleganya agar belajar menembak di lapangan tembak atau di ruang bawah tanah. Namun dalam pertemuan itu dukungan pelarangan senjata menang dengan suara mutlak, 446-99 suara.

“Pelarangan senjata harus dimulai saat ini,” kata Dr. Jim Hinsdale, seorang ahli bedah trauma dari San Jose, California, sebelum pemungutan suara.

AMA mempunyai pengaruh terhadap politisi dan masyarakat dibanding organisasi dokter lainnya. Pada 2017, anggota AMA mencapai 243.000. Angka itu naik selama tujuh tahun berturut-turut.

Anggota AMA mengutip data pemerintah AS menunjukkan ada hampir 40.000 kematian akibat penggunaan senjata pada 2016, termasuk bunuh diri, dan hampir 111.000 terluka. Masalah tersebut semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai perbandingan, kematian AS akibat diabetes pada tahun 2016 berjumlah hampir 80.000; Alzheimer, 111.000; dan penyakit paru-paru, 155.000. Sedangkan angka kemmatian tertinggi adalah penyakit jantung, dengan 634.000 kematian pada tahun 2016, dan kanker, sekitar 600.000. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami